Maudy Ayunda Dijuluki Tone Deaf Usai Unggah Video Hadapi Bad News dengan Mindfulness
Lusi mahgriefie
Senin, 14 September 2026 - 08:11 WIB
Foto: tangkapan layar video kanal youtube Maudy Ayunda
Artis Maudy Ayunda dinilai warganet sebagai selebritis yang tone deaf alias tidak peka bahkan tidak peduli terhadap situasi yang tengah dialami masyarakat Indonesia.
Sebenarnya "julukan" ini bukan kali pertama disematkan warganet kepada Maudy. Sejumlah bencana alam dan kejadian, mulai dari banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara pada akhir tahun 2025 lalu hingga kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan belakangan ini. Serta kondisi pemerintahan, ekonomi, maupun kenaikan harga yang banyak dikritik warga serta public figure lainnya, namun Maudy dianggap "tidak bersuara".
Sementara banyak warganet yang berharap Maudy bisa menggunakan kekuatan, koneksi serta ketenarannya untuk bisa membantu menyuarakan keresahan masyarakat Indonesia yang menghadapi langsung berbagai
Kini sebutan "tone deaf" tersebut kembali muncul usai bintang film Para Perasuk itu mengunggah sebuah video yang isinya membahas konsep "mindfulness in the age of bad news" melalui kanal Youtube miliknya yang diunggah pada 21 Agustus 2026. Namun kini pembahasannya kembali menjadi sorotan setelah potongan maupun isi pernyataan Maudy viral diperbincangkan di media sosial.
Dalam video tersbeut, Maudy membicarakan kondisi emosional seseorang ketika terus menerima informasi mengenai berbagai kejadian negatif.
Ia mengatakan, dirinya juga merasakan beban psikologis akibat derasnya kabar buruk, baik yang terjadi di dunia maupun di Indonesia.
"Aku tuh berasa kayak ya udah beberapa bulan ini. Malah mungkin udah setahun terakhir ini ya kita tuh kayak dibombardir dengan banyaknya berita buruk secara internasional tapi juga mungkin khususnya berita lokal juga di sini, di Indonesia," ujarnya.
Sebenarnya "julukan" ini bukan kali pertama disematkan warganet kepada Maudy. Sejumlah bencana alam dan kejadian, mulai dari banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara pada akhir tahun 2025 lalu hingga kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan belakangan ini. Serta kondisi pemerintahan, ekonomi, maupun kenaikan harga yang banyak dikritik warga serta public figure lainnya, namun Maudy dianggap "tidak bersuara".
Sementara banyak warganet yang berharap Maudy bisa menggunakan kekuatan, koneksi serta ketenarannya untuk bisa membantu menyuarakan keresahan masyarakat Indonesia yang menghadapi langsung berbagai
Kini sebutan "tone deaf" tersebut kembali muncul usai bintang film Para Perasuk itu mengunggah sebuah video yang isinya membahas konsep "mindfulness in the age of bad news" melalui kanal Youtube miliknya yang diunggah pada 21 Agustus 2026. Namun kini pembahasannya kembali menjadi sorotan setelah potongan maupun isi pernyataan Maudy viral diperbincangkan di media sosial.
Dalam video tersbeut, Maudy membicarakan kondisi emosional seseorang ketika terus menerima informasi mengenai berbagai kejadian negatif.
Ia mengatakan, dirinya juga merasakan beban psikologis akibat derasnya kabar buruk, baik yang terjadi di dunia maupun di Indonesia.
"Aku tuh berasa kayak ya udah beberapa bulan ini. Malah mungkin udah setahun terakhir ini ya kita tuh kayak dibombardir dengan banyaknya berita buruk secara internasional tapi juga mungkin khususnya berita lokal juga di sini, di Indonesia," ujarnya.