Saudi Temukan 110 Juta Ton Mineral Mengandung Uranium di Madinah
Esti setiyowati
Selasa, 15 September 2026 - 15:54 WIB
Saudi Temukan 110 Juta Ton Mineral Mengandung Uranium di Madinah. Foto: Ist
Arab Saudi mengumumkan penemuansumber daya mineral baru yang mengandung uranium dalam jumlah besar. Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman menyebut sekitar 110 juta ton bijih yang mengandung konsentrasi uranium ditemukan di wilayah Madinah Al-Munawwarah.
Pengumuman tersebut disampaikan Pangeran Abdulaziz dalam pidatonya pada Konferensi Umum ke-70 Badan Energi Atom Internasional (IAEA) di Wina.
Baca juga:Menlu Arab Saudi Peringatkan Konflik Makin Meluas, Keamanan Kerajaan Tak Bisa Ditawar
Meski demikian, pemerintah Arab Saudi belum mengungkap kadar uranium yang terdapat dalam bijih tersebut. Karena itu, belum dapat dipastikan berapa banyak uranium yang secara aktual dapat diekstraksi dari material batuan tersebut.
Arab Saudi juga tengah mengembangkan metode untuk memperoleh uranium sebagai produk sampingan dari proses produksi pupuk fosfat. Sebagai informasi, Arab Saudi dikenal sebagai negara eksportir pupuk fosfat terbesar kedua di dunia.
Lokasi penemuansumber daya mineral baru, Madinah Al--Munawwarah berada di kawasan Arabian Shield, salah satu wilayah yang dikenal memiliki kekayaan mineral.
Kawasan tersebut mencakup sabuk mineral Jabal Sayid yang selama ini dikenal sebagai lokasi sumber tembaga, emas dan berbagai mineral lainnya, termasuk uranium. Pangeran Abdulaziz sebelumnya juga pernah menyebut keberadaan uranium di kawasan tersebut.
Pengumuman tersebut disampaikan Pangeran Abdulaziz dalam pidatonya pada Konferensi Umum ke-70 Badan Energi Atom Internasional (IAEA) di Wina.
Baca juga:Menlu Arab Saudi Peringatkan Konflik Makin Meluas, Keamanan Kerajaan Tak Bisa Ditawar
Meski demikian, pemerintah Arab Saudi belum mengungkap kadar uranium yang terdapat dalam bijih tersebut. Karena itu, belum dapat dipastikan berapa banyak uranium yang secara aktual dapat diekstraksi dari material batuan tersebut.
Arab Saudi juga tengah mengembangkan metode untuk memperoleh uranium sebagai produk sampingan dari proses produksi pupuk fosfat. Sebagai informasi, Arab Saudi dikenal sebagai negara eksportir pupuk fosfat terbesar kedua di dunia.
Lokasi penemuansumber daya mineral baru, Madinah Al--Munawwarah berada di kawasan Arabian Shield, salah satu wilayah yang dikenal memiliki kekayaan mineral.
Kawasan tersebut mencakup sabuk mineral Jabal Sayid yang selama ini dikenal sebagai lokasi sumber tembaga, emas dan berbagai mineral lainnya, termasuk uranium. Pangeran Abdulaziz sebelumnya juga pernah menyebut keberadaan uranium di kawasan tersebut.