Kunjungi Korban Keracunan MBG di Karo, Wapres: Bawa Bekal dari Rumah Saja
Lusi mahgriefie
Kamis, 17 September 2026 - 09:01 WIB
Kunjungi Korban Keracunan MBG di Karo, Wapres: Bawa Bekal dari Rumah Saja
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengunjungi para korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Karo, Sumatera Utara. Ia meminta orangtua korban, untuk tidak terburu-buru mengirim anaknya kembali ke sekolah apabila belum fit dan menyarankan membawa bekal dari rumah.
Hal itu disampaikan Gibran usai menjenguk anak-anak yang menjadi korban keracunan MBG di Rumah Sakit Efarina, Tanah Karo, Sumatera Utara, Jumat (11/9) lalu.
"Jangan dipaksakan masuk kalau sebelum fit total ya, Pak, ya. Dan saya titip anaknya mungkin bawa bekal dari rumah saja. Bawa bekal yang dimasak ibunya masing-masing," ujar Gibran di lokasi, Kamis (17/9/2026).
Gibran mengatakan persoalan dugaan keracunan ini sedang dievaluasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN), dan berjanji menyampaikan keluhan serta masukan keluarga korban kepada pimpinan pemerintah.
Baca juga:Kepala BGN Klaim MBG Tak Ada Masalah, Hanya Ramai di Medsos Saja
Pada kesempatan yang sama, Gibran juga menyampaikan permintaan maaf atas nama pemerintah sekaligus memastikan negara bertanggung jawab terhadap siswa yang terdampak.
Pemerintah berjanji akan memenuhi kebutuhan pasien selama perawatan, termasuk biaya pengobatan, obat-obatan, hingga penanganan lanjutan.
Hal itu disampaikan Gibran usai menjenguk anak-anak yang menjadi korban keracunan MBG di Rumah Sakit Efarina, Tanah Karo, Sumatera Utara, Jumat (11/9) lalu.
"Jangan dipaksakan masuk kalau sebelum fit total ya, Pak, ya. Dan saya titip anaknya mungkin bawa bekal dari rumah saja. Bawa bekal yang dimasak ibunya masing-masing," ujar Gibran di lokasi, Kamis (17/9/2026).
Gibran mengatakan persoalan dugaan keracunan ini sedang dievaluasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN), dan berjanji menyampaikan keluhan serta masukan keluarga korban kepada pimpinan pemerintah.
Baca juga:Kepala BGN Klaim MBG Tak Ada Masalah, Hanya Ramai di Medsos Saja
Pada kesempatan yang sama, Gibran juga menyampaikan permintaan maaf atas nama pemerintah sekaligus memastikan negara bertanggung jawab terhadap siswa yang terdampak.
Pemerintah berjanji akan memenuhi kebutuhan pasien selama perawatan, termasuk biaya pengobatan, obat-obatan, hingga penanganan lanjutan.