LANGIT7.ID-, Wina - Iran pastikan industri nuklir negara tersebut tidak akan hancur akibat serangan militer, sabotase, ataupun pembunuhan. Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa Teheran tidak akan menyerah dan akan terus memperjuangkan hak-hak sahnya.
Demikian disampaikan Juru bicara Organisasi Energi Atom Iran, Behrouz Kamalvandi saat berbicara di hadapan Konferensi Umum ke-70 Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) di Wina, dilansir Tasnim News, Kamis (17/9/2026).
Ia menyebutkan bahwa Iran telah menghadapi tekanan dan sanksi selama lebih dari 25 tahun terkait program nuklirnya, namun tetap menghormati perundingan dan kesepakatan yang ada, termasuk kesepakatan nuklir tahun 2015.
Menurutnya, penarikan diri AS dari kesepakatan tersebut beserta perkembangan selanjutnya telah menunjukkan keterbatasan jika hanya mengandalkan komitmen pihak asing, sehingga mendorong Iran untuk memperkuat kemampuan nuklir dalam negerinya sendiri.
Baca juga: AS dan Sekutu Dorong Iran Dilaporkan ke Dewan Keamanan PBB, Memanas Usai Serangan NuklirPada kesmepatan yang sama, Kamalvandi juga mengkritik IAEA dan Direktur Jenderalnya atas sikap yang bermotif politis terhadap Iran. Dia juga mempertanyakan mengapa badan tersebut tidak mengecam keras serangan militer AS-Israel terhadap fasilitas nuklir Iran.
Iran Bantah Sembunyikan NuklirKamalvandi memberi penjelasan mengenai tudahan adanya upaya penyembunyian nuklir. Ia menyatakan bahwa fasilitas nuklir sensitif Iran, termasuk yang berada di bawah tanah, tetap tunduk pada inspeksi IAEA, dan langkah perlindungan terhadap fasilitas-fasilitas tersebut tidak boleh ditafsirkan sebagai upaya penyembunyian.
Juru bicara AEOI tersebut menegaskan bahwa serangan terhadap situs nuklir dan perusahaan berbasis pengetahuan di Iran tidak akan menghentikan kemajuan sains dan teknologi negara itu.
Ia juga menyoroti pencapaian nuklir Iran di bidang pembangkit listrik, kedokteran nuklir, aplikasi industri, dan teknologi radiasi, termasuk penyediaan lebih dari 76 jenis radiofarmaka ke lebih dari 230 pusat medis di seluruh negeri.
Baca juga: Netanyahu Tegaskan Iran Tak Akan Punya Senjata Nuklir, dengan atau Tanpa KesepakatanKamalvandi menutup pernyataannya dengan mengatakan bahwa rakyat Iran telah membayar harga yang mahal demi kemerdekaan dan martabat, serta tidak akan menyerah kepada pihak-pihak yang bertindak sewenang-wenang.
Ia menegaskan kembali sikap Pemimpin Revolusi Islam yang telah gugur syahid, Ayatollah Seyed Ali Khamenei, dengan ungkapan: "Energi nuklir untuk semua, senjata nuklir untuk siapa pun tidak."
(lsi)