Yaman kembali memanas! Pasukan Yaman menyerang posisi Houthi di Marib dan al-Jawf setelah serangan drone serta rudal mengguncang sejumlah wilayah, termasuk Mokha.
Serangan Houthi di Mokha, Yaman, menewaskan 7 orang dan melukai 30 lainnya. PBB memperingatkan eskalasi terbaru meningkatkan risiko perang besar kembali pecah.
Arab Saudi mengecam tuduhan kelompok Houthi dan menegaskan siap mengambil langkah tegas demi menjaga keamanan nasional serta melindungi kapal-kapal Kerajaan di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.
Kepulangan Ali bin Abi Thalib dari misi Yaman ke Makkah memicu dialog hukum yang krusial. Penyelarasan niat ihram dan pembagian hewan kurban oleh Nabi menegaskan keabsahan ragam manasik haji.
Ketegasan militer Ali bin Abi Thalib di Yaman berhasil meredam perlawanan kabilah terakhir hingga mereka tunduk. Keberhasilan diplomatik ini melapangkan jalan bagi berkumpulnya seratus ribu jemaah di Madinah untuk menunaikan ibadah Haji Perpisahan.
Pengutusan Muadz bin Jabal ke Yaman bukan sekadar misi keagamaan, melainkan sebuah peletakan batu pertama bagi kodifikasi hukum dan jembatan diplomasi guna meredam rivalitas historis Hijaz-Yaman.
Konflik di Timur Tengah semakin memanas dengan serangan balasan Yaman dan Irak terhadap Israel. Penggunaan rudal dan drone menunjukkan peningkatan kapabilitas militer kedua negara. Serangan ini merupakan respons atas agresi Israel di Gaza dan Lebanon, menandai eskalasi konflik yang signifikan. Dunia internasional mengawasi dengan cemas, khawatir akan potensi perang regional yang lebih luas.
Serangan Houthi terhadap kapal dagang di Teluk Aden menambah ketegangan di kawasan Laut Merah. Aksi ini, yang diklaim sebagai solidaritas untuk Palestina, mengancam keamanan pelayaran dan perdagangan global. Koalisi angkatan laut Barat meningkatkan kewaspadaan, sementara dunia internasional menghadapi tantangan baru dalam menjaga stabilitas jalur maritim strategis ini. Situasi ini berpotensi mempengaruhi ekonomi global dan geopolitik kawasan.
Anak-anak Muslim Inggris dalam kampanye Ramadan Kids telah mengumpulkan lebih dari 106,000 (132,000) atau setara Rp1,8 miliar untuk mendukung keluarga dan anak-anak pengungsi di Palestina dan Yaman.
Habib Umar bin Hafid adalah ulama dunia dari Tarim Yaman. Dia terkenal dengan keilmuan dan kharismanya. Tak banyak yang tahu rutinitas sehari-hari yang terlihat mustahil dan di luar nalar.