LANGIT7.ID-Mokha; Serangan Houthi di kota pelabuhan Mokha, Yaman, menewaskan tujuh orang dan melukai 30 lainnya. Korban tewas terdiri dari personel militer dan warga sipil.
Militer Yaman mengatakan serangan tersebut menyasar infrastruktur sipil dan pasukan bersenjata di kota yang berada di pesisir Laut Merah itu.
“Empat anggota angkatan bersenjata dan tiga warga sipil tewas, sementara 30 lainnya terluka,” kata militer Yaman dalam sebuah pernyataan pada Senin pagi.
Militer Yaman juga menyebut sistem pertahanan udara berhasil mencegat dan menembak jatuh 11 drone Houthi yang terlibat dalam serangan tersebut.
Menurut militer Yaman, serangan Houthi turut menyasar kawasan permukiman warga di Mokha.
Sumber-sumber militer Yaman mengatakan pada Senin pagi bahwa pertahanan udara Yaman kembali mencegat sebuah drone Houthi di Mokha. Sementara itu, koresponden Al Arabiya melaporkan bahwa tentara Yaman telah menargetkan pusat komando dan peluncur milik Houthi di Marib.
Utusan PBB Prihatin MendalamUtusan Khusus PBB untuk Yaman Hans Grundberg menyatakan keprihatinan mendalam atas serangkaian serangan terbaru di Mokha.
Dalam pernyataannya pada Senin, Grundberg mengatakan dirinya “sangat prihatin dengan serangan-serangan baru-baru ini” yang terjadi di Mokha.
“Serangan-serangan terbaru ini juga menempatkan warga sipil dalam risiko besar di Mokha, Marib, dan wilayah lainnya. Eskalasi ini harus dihentikan, dan warga sipil serta infrastruktur sipil harus dilindungi,” kata Grundberg.
Pernyataan tersebut menyebut serangan terbaru terjadi di tengah peningkatan aktivitas militer paling signifikan sejak gencatan senjata yang dimediasi PBB pada 2022.
Situasi itu secara tajam meningkatkan risiko kembalinya konflik berskala penuh di Yaman.
Grundberg mendesak pihak-pihak yang bertikai untuk menahan diri semaksimal mungkin serta bekerja sama dengan kantornya guna mengambil langkah-langkah konkret untuk meredakan ketegangan.
(lam)