LANGIT7.ID-Jakarta; Bandara Baghdad dan Muscat menghentikan penerimaan penerbangan dari Iran mulai tengah malam waktu setempat. Informasi tersebut dilaporkan kantor berita Iran yang terafiliasi dengan pemerintah, Tasnim, pada Selasa, mengutip juru bicara Organisasi Penerbangan Sipil Iran.
Otoritas penerbangan Iran tengah berkoordinasi dengan pihak berwenang di Irak untuk mengalihkan penerbangan yang menuju Baghdad ke Bandara Najaf. Sementara itu, penerbangan internasional lainnya dari Iran, termasuk menuju Istanbul, masih beroperasi sesuai jadwal dan sejauh ini tidak mengalami gangguan.
Keputusan tersebut muncul ketika maskapai-maskapai Iran menghadapi pembatasan yang semakin ketat di luar negeri di tengah upaya Amerika Serikat (AS) untuk meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Teheran.
Perusahaan asing yang memberikan layanan kepada maskapai Iran, termasuk pengisian bahan bakar dan layanan darat, berisiko terputus dari sistem keuangan AS berdasarkan aturan yang mulai berlaku pada Rabu.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Senin memperingatkan perusahaan yang melayani pesawat Iran akan menghadapi konsekuensi berdasarkan aturan tersebut.
"Jika mereka mendarat, Anda tidak dapat menyediakan bahan bakar, Anda tidak dapat memberikan layanan pendaratan, Anda tidak dapat menjual tiket kepada mereka, atau Anda akan dikeluarkan dari sistem dolar," kata Bessent kepada CNBC.
Pembatasan terbaru ini merupakan bagian dari upaya lebih luas Washington untuk meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran di tengah konflik yang masih berlangsung.
Awal bulan ini, Bessent mengatakan AS sedang mempertimbangkan sektor penerbangan, maritim, dan aset digital sebagai target potensial dalam upaya semakin menekan perekonomian Teheran.
Washington menuduh maskapai komersial Iran membantu mengangkut senjata dan para pejuang. AS juga telah memasukkan sejumlah agen yang terkait dengan Mahan Air ke dalam daftar hitam serta menetapkan 27 maskapai Iran yang lebih kecil sebagai bagian dari langkah terbaru yang menargetkan sektor penerbangan.
Tekanan terhadap sektor penerbangan tersebut berlangsung bersamaan dengan blokade angkatan laut AS yang menargetkan lalu lintas melalui pelabuhan-pelabuhan Iran. Langkah itu telah mengganggu secara tajam perdagangan melalui jalur laut Teheran.
Pada Selasa, Presiden Donald Trump menyerukan kepada negara-negara dalam Sidang Umum PBB untuk membantu memberlakukan isolasi ekonomi penuh terhadap Iran.
(lam)