home wirausaha syariah

Menkop Ferry: Ekonomi Bangsa Bertumpu pada Syariah, Koperasi, Zakat

Kamis, 17 September 2026 - 14:26 WIB
Menkop Ferry: Ekonomi Bangsa Bertumpu pada Syariah, Koperasi, Zakat
LANGIT7.ID-Jakarta; Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono kembali menegaskan, perjuangan membangun ekonomi bangsa kini bertumpu pada tiga pilar kekuatan, yakni ekonomi syariah, koperasi, serta pengelolaan zakat dan wakaf.

“Ketiga kekuatan ini kini tumbuh bersamaan dan berakar kuat di lingkungan Syarikat Islam (SI), sehingga diharapkan mampu mengangkat peran SI dari sekadar kelompok masyarakat menjadi kekuatan ekonomi yang membanggakan umat,” kata Menkop dikutip Kamis (17/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Menkop Ferry didampingi Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Destry Anna Sari serta dihadiri beberapa tokoh seperti, Wakil Ketua Dewan Pusat SI KH. Barna Soemantri, Wakil Sekretaris Jenderal SI Yudhi Irsyadi Syafii, Wakil Sekretaris Jenderal Si Hablul Mawadi, serta para pengurus serta Pimpinan Cabang SI Banjarnegara.

Menkop mengatakan, dengan semangat yang diturunkan dari pendiri Syarikat Dagang Islam, Menkop optimistis cita-cita menjadikan SI sebagai organisasi yang besar dengan kekuatan ekonomi yang luar biasa dapat tercapai, seiring dukungan dan doa seluruh masyarakat.

“Akar koperasi di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari perjuangan tokoh-tokoh Syarikat Islam. Sejak tahun 1913, Syarikat Dagang Islam telah merintis berdirinya koperasi,” ungkapnya.

Di Surabaya, Haji Umar Said Cokroaminoto, Ketua Umum pertama SI mendirikan Koperasi Setia Budi Utama, yang kemudian menjadi rintisan tumbuhnya koperasi-koperasi serupa di berbagai wilayah. “Bung Hatta kemudian melanjutkan semangat tersebut dan memasukkannya ke dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Beliau pun ditetapkan sebagai Bapak Koperasi Indonesia pada Kongres Koperasi Kedua di Bandung tahun 1952,” papar Menkop.

Bahkan, kata Menkop, posisi Menteri Koperasi saat ini yang dijabatnya adalah putra SI bukanlah kebetulan semata, melainkan kelanjutan perjuangan para pendiri. Dirinya berterima kasih kepada kaum SI yang telah merintis berdirinya koperasi di Indonesia. Kini, cita-cita para pendiri akan dilanjutkan dan buktikan. “Koperasi mampu memberi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat, menciptakan keadilan,” ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya