25 Merek Beras Fortifikasi Ditarik, Mendag Pastikan Stok Beras di Ritel Aman
Esti setiyowati
Kamis, 17 September 2026 - 19:43 WIB
25 Merek Beras Fortifikasi Ditarik. Foto: Ist, Mendag Pastikan Stok Beras Aman
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan stok beras di pasar ritel tetap aman di tengan proses penarikan produk dari 25 merek beras fortifikasi yang dinyatakan tidak memenuhi standar kandungan gizi.
Budi menyampaikan kepastian tersebut seusai mengikuti rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Kamis (17/9/2026).
“Enggak (masalah), (stok) aman, aman,” kata Budi.
Baca juga:Ekspor Produk Halal Indonesia Tumbuh 2,52 Persen, Kemendag Genjot Pembukaan Pasar Baru
Menurut Budi, pemerintah telah menyiapkan langkah untuk menjaga ketersediaan beras melalui tambahan satu juta ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disalurkan oleh Perum Bulog.
“Bulog kan sudah menyampaikan untuk memasok satu juta ton SPHP berupa beras kita, waktu itu rapat di Kemenko Pangan. Jadi saya kira enggak ada masalah,” ujarnya seperti dikutip dari ANTARA.
Budi mengatakan, pemerintah akan memperkuar koordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Kementerian Pertanian untuk menjaga distribusi beras SPHP.
Budi menyampaikan kepastian tersebut seusai mengikuti rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Kamis (17/9/2026).
“Enggak (masalah), (stok) aman, aman,” kata Budi.
Baca juga:Ekspor Produk Halal Indonesia Tumbuh 2,52 Persen, Kemendag Genjot Pembukaan Pasar Baru
Menurut Budi, pemerintah telah menyiapkan langkah untuk menjaga ketersediaan beras melalui tambahan satu juta ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disalurkan oleh Perum Bulog.
“Bulog kan sudah menyampaikan untuk memasok satu juta ton SPHP berupa beras kita, waktu itu rapat di Kemenko Pangan. Jadi saya kira enggak ada masalah,” ujarnya seperti dikutip dari ANTARA.
Budi mengatakan, pemerintah akan memperkuar koordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Kementerian Pertanian untuk menjaga distribusi beras SPHP.