APBD Jakarta Turun Rp1,76 Triliun, Rano Karno Ungkap Harapan Besar untuk Ekonomi Ibu Kota
Nabil
Selasa, 22 September 2026 - 17:02 WIB
APBD Jakarta Turun Rp1,76 Triliun, Rano Karno Ungkap Harapan Besar untuk Ekonomi Ibu Kota
LANGIT7.ID-Jakarta; Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, menyampaikan pendapat akhir Gubernur terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta, Selasa (22/9).
Sebelumnya, Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah menyepakati Perubahan APBD 2026 sebesar Rp79,56 triliun, turun dari APBD murni 2026 sebesar Rp81,32 triliun. Penyesuaian anggaran tersebut tetap menjaga layanan dasar, terutama pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial.
Wagub Rano berharap persetujuan Perubahan APBD tersebut dapat menjaga momentum perekonomian Jakarta sekaligus memastikan seluruh program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat terlaksana sesuai target.
“Dengan adanya persetujuan rapat dewan terhadap Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, eksekutif berharap perekonomian Jakarta di tahun 2026 akan terus meningkat dan seluruh program serta kegiatan dapat terlaksana sesuai rencana,” tegasnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta atas kesungguhan, kecermatan, dan ketelitian selama proses pembahasan Ranperda Perubahan APBD 2026.
“Berbagai saran, komentar dan rekomendasi dari dewan yang disampaikan selama proses pembahasan, penyelesaian dan persetujuan peraturan daerah ini menjadi catatan penting untuk ditindaklanjuti oleh jajaran eksekutif,” katanya.
Menurut Wagub Rano, kemitraan antara eksekutif dan legislatif perlu terus dijaga agar dapat menghasilkan program kerja strategis yang memberi manfaat bagi masyarakat Jakarta.
Sebelumnya, Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah menyepakati Perubahan APBD 2026 sebesar Rp79,56 triliun, turun dari APBD murni 2026 sebesar Rp81,32 triliun. Penyesuaian anggaran tersebut tetap menjaga layanan dasar, terutama pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial.
Wagub Rano berharap persetujuan Perubahan APBD tersebut dapat menjaga momentum perekonomian Jakarta sekaligus memastikan seluruh program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat terlaksana sesuai target.
“Dengan adanya persetujuan rapat dewan terhadap Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, eksekutif berharap perekonomian Jakarta di tahun 2026 akan terus meningkat dan seluruh program serta kegiatan dapat terlaksana sesuai rencana,” tegasnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta atas kesungguhan, kecermatan, dan ketelitian selama proses pembahasan Ranperda Perubahan APBD 2026.
“Berbagai saran, komentar dan rekomendasi dari dewan yang disampaikan selama proses pembahasan, penyelesaian dan persetujuan peraturan daerah ini menjadi catatan penting untuk ditindaklanjuti oleh jajaran eksekutif,” katanya.
Menurut Wagub Rano, kemitraan antara eksekutif dan legislatif perlu terus dijaga agar dapat menghasilkan program kerja strategis yang memberi manfaat bagi masyarakat Jakarta.