Dari Hasil DNA, Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Kru Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
Esti setiyowati
Rabu, 23 September 2026 - 16:32 WIB
Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Kru Kapal Rombongan Jurnalis Hilang. Foto: Ist
KepolisianDaerah (Polda) Banten mengkonfirmasi identitas jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu. Menurut keterangan polisi, pencocokan DNA jenazah tersebut identik dengan identitas Surakman atau Sukarman, salah satu anak buah kapal KM Arupadatu I yang membawa rombongan jurnalis hilang kontak di perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten pada Senin (7/9/2026).
Kepastian identitas Sukarman diperoleh melalui pemeriksaan dan pencocokan DNA yang dilakukan tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri.
Baca juga: Hari Kelima Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda: Tim SAR Fokus ke Pulau Sertung
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan, hasil pemeriksaan menunjukkan jenazah dengan kode PM/62/P.Enggano/01 memiliki kecocokan genetik dengan data antemortem Sukarman.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA operasi DVI Pusdokkes Polri terhadap jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, secara genetik dengan kode PM/62/P.Enggano/01, teridentifikasi sebagai Sukarman, ABK kapal yang merupakan ayah biologis dari Yayan (anak)," kata Hengki dalam konferensi pers yang terpantau secara daring di Tangerang, Rabu (23/9/2026).
Proses identifikasi dilakukan setelah tim gabungan menemukan jenazah laki-laki tanpa identitas di perairan Sawang Bengkok, Desa Kahyapu, Kecamatan Enggano, Bengkulu, pada Sabtu (12/9/2026).
Temuan tersebut terjadi pada hari kelima operasi pencarian terhadap delapan orang yang hilang, terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru KM Arupadatu I.
Kepastian identitas Sukarman diperoleh melalui pemeriksaan dan pencocokan DNA yang dilakukan tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri.
Baca juga: Hari Kelima Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda: Tim SAR Fokus ke Pulau Sertung
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan, hasil pemeriksaan menunjukkan jenazah dengan kode PM/62/P.Enggano/01 memiliki kecocokan genetik dengan data antemortem Sukarman.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA operasi DVI Pusdokkes Polri terhadap jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, secara genetik dengan kode PM/62/P.Enggano/01, teridentifikasi sebagai Sukarman, ABK kapal yang merupakan ayah biologis dari Yayan (anak)," kata Hengki dalam konferensi pers yang terpantau secara daring di Tangerang, Rabu (23/9/2026).
Proses identifikasi dilakukan setelah tim gabungan menemukan jenazah laki-laki tanpa identitas di perairan Sawang Bengkok, Desa Kahyapu, Kecamatan Enggano, Bengkulu, pada Sabtu (12/9/2026).
Temuan tersebut terjadi pada hari kelima operasi pencarian terhadap delapan orang yang hilang, terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru KM Arupadatu I.