Jokowi Tanggapi Santai Gugatan Syarat Pendidikan Gibran: Nyatanya Diterima KPU
Tim langit 7
Kamis, 24 September 2026 - 23:23 WIB
Jokowi Tanggapi Santai Gugatan Syarat Pendidikan Gibran: Nyatanya Diterima KPU
LANGIT7.ID-Solo; Meski masalah ijazah putranya yang kini jadi wapres sudah disidangkan di Mahkamah Konstitusi, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tetap menanggapi dengan santai. Gugatan yang mempersoalkan syarat pendidikan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka itu, menurutnya, persyaratan pendidikan putranya itu tidak bermasalah karena telah diterima oleh KPU.
"Nyatanya kan persyaratannya diterima oleh KPU. Masa sudah sekolah di luar suruh ikut Paket C lagi," kata Jokowi sambil tertawa saat ditemui wartawan di Sumber, Banjarsari, Kamis (24/9/2026).
Jokowi lalu memaparkan riwayat pendidikan Gibran. Ia menyebut Gibran menempuh pendidikan dasar hingga menengah pertama di Solo, kemudian melanjutkan pendidikan di Singapura.
"Yang saya tahu, Mas Gibran itu SD-nya di SD 16 Kotamadya Surakarta, SMP-nya di SMP Negeri 1 Kotamadya Surakarta, SMA di Orchid Park Secondary School di Singapura, kemudian itu di O-Level," ujarnya.
Setelah itu, kata Jokowi, Gibran melanjutkan pendidikan ke UTS Insearch di Australia. Menurutnya, UTS Insearch merupakan program pathway sebelum melanjutkan pendidikan berikutnya.
"Setelah masuk, kemudian masuk ke UTS Insearch, ini pathway, supaya tahu. Setelah dari situ seingat saya 3 tahun, kemudian pindah lagi masuk ke MDIS di Singapura. Jelas semuanya. Jelas semuanya," katanya.
Saat ditanya mengenai permintaan agar pencalonan Gibran dianulir, Jokowi meminta untuk menunggu proses hukum.
"Nyatanya kan persyaratannya diterima oleh KPU. Masa sudah sekolah di luar suruh ikut Paket C lagi," kata Jokowi sambil tertawa saat ditemui wartawan di Sumber, Banjarsari, Kamis (24/9/2026).
Jokowi lalu memaparkan riwayat pendidikan Gibran. Ia menyebut Gibran menempuh pendidikan dasar hingga menengah pertama di Solo, kemudian melanjutkan pendidikan di Singapura.
"Yang saya tahu, Mas Gibran itu SD-nya di SD 16 Kotamadya Surakarta, SMP-nya di SMP Negeri 1 Kotamadya Surakarta, SMA di Orchid Park Secondary School di Singapura, kemudian itu di O-Level," ujarnya.
Setelah itu, kata Jokowi, Gibran melanjutkan pendidikan ke UTS Insearch di Australia. Menurutnya, UTS Insearch merupakan program pathway sebelum melanjutkan pendidikan berikutnya.
"Setelah masuk, kemudian masuk ke UTS Insearch, ini pathway, supaya tahu. Setelah dari situ seingat saya 3 tahun, kemudian pindah lagi masuk ke MDIS di Singapura. Jelas semuanya. Jelas semuanya," katanya.
Saat ditanya mengenai permintaan agar pencalonan Gibran dianulir, Jokowi meminta untuk menunggu proses hukum.