home community

Mahasiswa Muhammadiyah Kenalkan Dakwah Kultural Islam Indonesia ke London 

Kamis, 01 Oktober 2026 - 09:15 WIB
Mahasiswa Muhammadiyah Kenalkan Dakwah Kultural Islam Indonesia ke London

Semangat untuk memperkenalkan wajah Islam Indonesia yang ramah dan kental dengan nilai budaya terus digelorakan di kancah internasional. Langkah ini ditunjukkan oleh Afrahul Fadhilah, mahasiswa S2 Pendidikan Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) yang aktif membina kelompok qasidah ibu-ibu Indonesia di Inggris, Annisa Rebana London.

Kelompok seni Islami tersebut kembali dipercaya tampil memukau pada ajang tahunan World Halal Food Festival yang berlangsung di London Stadium, Stratford, London, belum lama ini. Penampilan ini menjadi kali keenam bagi Annisa Rebana mendapatkan undangan resmi untuk mengisi panggung utama festival yang dihadiri lebih dari 3.000 pengunjung dan 200 vendor dari berbagai negara selama dua hari penyelenggaraannya.

Tampil anggun mengenakan gamis biru muda berhias bordir perak, para anggota Annisa Rebana melantunkan irama rebana dan shalawat yang berhasil memikat perhatian masyarakat internasional. Bagi Afrahul, pertunjukan tersebut bukan sekadar pentas seni, melainkan media dakwah kultural untuk menyebarkan syiar Islam ala Indonesia yang santun. Sejak didirikan pada tahun 2015, kelompok ini rutin mengasah kemampuan dua hingga tiga kali sepekan di Indonesian Islamic Centre (IIC) London. Afrahul mengaku sangat terharu menyaksikan penampilan anak-anak binaannya di tengah keberagaman pengunjung festival tersebut.

“Semoga ke depan, Annisa Rebana semakin maju,” ungkap Afrahul menyampaikan harapannya bagi keberlanjutan kelompok seni ini, dikutip laman Muhammadiyah, Kamis (1/10/2026).

Baca Juga:Muhammadiyah Resmi Tetapkan Awal Ramadhan 2027 Jatuh Pada 28 Februari

Selain menempuh studi magister di UMSU, Afrahul memegang peranan penting dalam ruang lingkup komunitas Muslim Indonesia di Inggris. Ia dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Al-Washliyah London sekaligus mengelola bisnis kuliner Warung Nusantara London bersama rekannya, Rahmawaty. Keterlibatannya dalam dunia usaha membuatnya menyayangkan belum adanya keterlibatan vendor asal Indonesia di antara ratusan stan yang berpartisipasi dalam ajang halal internasional tersebut.

“Indonesia bisa menjadi salah satu peserta vendor agar makanan Indonesia lebih dikenal secara internasional,” ujarnya memberi masukan.

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya