Ini Pemicu Aksi Protes Besar-besaran di Prancis yang Dilakukan Siswa dan Guru
Lusi mahgriefie
Senin, 05 Oktober 2026 - 12:05 WIB
Salah satu titik aksi demo yang dilakukan siswa di Prancis dua hari lalu. Sumber: Daily Maverick
Gelombang aksi protes yang dilakukan siswa dan guru di Prancis begitu besar hingga menyebabkan ratusan orang terluka. Bahkan 5.000 orang telah ditangkap terkait aksi ini. Akibatnya, 500 sekolah terpaksa ditutup sebagai langkah antisipasi. Apa sebenarnya yang menjadi pemicu gelombang protes tersebut?
Ribuan remaja menggelar demonstrasi besar-besaran dan memasang barikade pada pekan lalu, untuk memprotes apa yang mereka sebut sebagai kurangnya pendanaan dan pengabaian terhadap sistem pendidikan.
Apa pemicu aksi ini? Tindakan protes para guru dan siswa tersebut bermula di sebuah sekolah menengah di pinggiran kota Paris pada 17 September lalu. Pemicunya yaitu masalah kekurangan tenaga pengajar, jam sekolah yang terlalu panjang, serta berbagai keluhan lainnya.
Sejak saat itu, gelombang protes telah meluas ke seluruh negeri, memicu aksi mogok belajar, pemblokiran, dan demonstrasi. Tak hanya itu, bahkan ada 24 sekolah telah "dibakar atau dijarah" sejak awal aksi protes.
Baca juga:500 Lebih Sekolah di Prancis Ditutup Menyusul Rencana Demo Siswa dan Guru
Menurut Menteri Dalam Negeri, lebih dari 5.000 orang telah ditangkap dalam sepekan terakhir; 85 persen di antaranya adalah anak di bawah umur.
Saat demo berlangsung telah terjadi bentrokan antara pendemo dengan polisi antihuru-hara. Akibatnya, setidaknya 170 siswa dan 78 tenaga kependidikan telah terluka.
Ribuan remaja menggelar demonstrasi besar-besaran dan memasang barikade pada pekan lalu, untuk memprotes apa yang mereka sebut sebagai kurangnya pendanaan dan pengabaian terhadap sistem pendidikan.
Apa pemicu aksi ini? Tindakan protes para guru dan siswa tersebut bermula di sebuah sekolah menengah di pinggiran kota Paris pada 17 September lalu. Pemicunya yaitu masalah kekurangan tenaga pengajar, jam sekolah yang terlalu panjang, serta berbagai keluhan lainnya.
Sejak saat itu, gelombang protes telah meluas ke seluruh negeri, memicu aksi mogok belajar, pemblokiran, dan demonstrasi. Tak hanya itu, bahkan ada 24 sekolah telah "dibakar atau dijarah" sejak awal aksi protes.
Baca juga:500 Lebih Sekolah di Prancis Ditutup Menyusul Rencana Demo Siswa dan Guru
Menurut Menteri Dalam Negeri, lebih dari 5.000 orang telah ditangkap dalam sepekan terakhir; 85 persen di antaranya adalah anak di bawah umur.
Saat demo berlangsung telah terjadi bentrokan antara pendemo dengan polisi antihuru-hara. Akibatnya, setidaknya 170 siswa dan 78 tenaga kependidikan telah terluka.