Kemendikdasmen Raih Predikat Tertinggi Platinum Award Pada AHI 2026 untuk Pertama Kali
Lusi mahgriefie
Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:10 WIB
Awards yang diraih Kemendikdasmen dalam ajang kehumasan Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026 yang diselenggarakan oleh Humas Indonesia
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berhasil meraih predikat tertinggi Platinum Awards dalam ajang kehumasan Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026 yang diselenggarakan oleh Humas Indonesia. Ini menjadi yang pertama bagiKemendikdasmen.
Selain meraih Platinum, Kemendikdasmen juga memboyong penghargaan lainnya, sehingga total mencapai 21 trofi, rekor tertinggi yang pernah diraih dalam satu kompetisi kehumasan.
Secara keseluruhan, Kemendikdasmen melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dikmen Diksus), serta Direktorat Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) berhasil meraih 5 Gold, 8 Silver, 6 Bronze, 1 Platinum Winner, dan 1 Best Presenter.
Atas pencapaian tersebut, Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir dari kerja kehumasan. Lebih dari itu, keberhasilan komunikasi pemerintah diukur dari kemampuannya membangun pemahaman, menjawab kebutuhan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus pengingat bagi kita bahwa komunikasi publik bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi memastikan masyarakat memahami dan merasakan manfaat dari setiap kebijakan dan program Pendidikan," ujar Suharti di acara malam puncak penghargaan The 8th AHI 2026 yang berlangsung di Kota Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (8/10) lalu.
Baca juga:Kemendikdasmen Perluas Bantuan Kuliah Bagi Guru, Sebelumnya 12.500 Kini 150.000 Guru
Ia menambahkan, informasi harus disampaikan secara jelas, akurat, mudah dipahami, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak dan orangtua. "Karena itu, humas harus terus mendengarkan, memahami kebutuhan publik, serta memastikan informasi pendidikan hadir secara inklusif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat," lanjut Suharti.
Selain meraih Platinum, Kemendikdasmen juga memboyong penghargaan lainnya, sehingga total mencapai 21 trofi, rekor tertinggi yang pernah diraih dalam satu kompetisi kehumasan.
Secara keseluruhan, Kemendikdasmen melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dikmen Diksus), serta Direktorat Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) berhasil meraih 5 Gold, 8 Silver, 6 Bronze, 1 Platinum Winner, dan 1 Best Presenter.
Atas pencapaian tersebut, Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir dari kerja kehumasan. Lebih dari itu, keberhasilan komunikasi pemerintah diukur dari kemampuannya membangun pemahaman, menjawab kebutuhan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus pengingat bagi kita bahwa komunikasi publik bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi memastikan masyarakat memahami dan merasakan manfaat dari setiap kebijakan dan program Pendidikan," ujar Suharti di acara malam puncak penghargaan The 8th AHI 2026 yang berlangsung di Kota Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (8/10) lalu.
Baca juga:Kemendikdasmen Perluas Bantuan Kuliah Bagi Guru, Sebelumnya 12.500 Kini 150.000 Guru
Ia menambahkan, informasi harus disampaikan secara jelas, akurat, mudah dipahami, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak dan orangtua. "Karena itu, humas harus terus mendengarkan, memahami kebutuhan publik, serta memastikan informasi pendidikan hadir secara inklusif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat," lanjut Suharti.