home global news

Selain di RI, Konser Andrea Bocelli di Yordania Banjir Seruan Boikot

Ahad, 11 Oktober 2026 - 16:32 WIB
Selain di RI, Konser Andrea Bocelli di Yordania Banjir Seruan Boikot. Foto: Instagram
Seruan boikot konser penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli, semakin menguat di Yordania. Sejumlah aktivis pro-Palestina meminta masyarakat tidak menghadiri konser Bocelli yang dijadwalkan berlangsung di Petra pada 27 November 2026.

Bocelli dijadwalkan tampil di Petra Cultural Village sebagai bagian dari tur dunia 2026. Namun, rencana konser itu menuai penolakan dari kelompok-kelompok yang menentang normalisasi hubungan dengan Israel.

Baca juga:Rekam Jejak Andrea Bocelli di Israel: Dari Tel Aviv hingga Galang Dana IDF

Dilansir dari New Arab, Ahad (11/20/2026), kelompok antinormalisasi Et'harrak menyerukan pembatalan konser tersebut. Mereka juga mendesak Friends of Jordan Festivals, selaku penyelenggara acara yang bekerja sama dengan Dewan PariwisataYordania, serta otoritas terkait untuk mencabut rencana penampilanBocelli.

Para aktivis menilai penyelenggaraan konser artis yang memiliki hubungan panjang dengan Israel dapat menjadi bentuk normalisasi budaya. Menurut mereka, pertunjukan semacam itu berpotensi memberikan ruang bagi Israel dan pihak-pihak yang mendukungnya di tengah masyarakat Arab.

Seruan boikot ini muncul di tengah kemarahan masyarakat Yordania atas perang Israel di Gaza serta operasi militernya di berbagai wilayah, termasuk pendudukan dan serangan di Lebanon dan Suriah.

Dalam beberapa tahun terakhir, Yordania menjadi lokasi demonstrasi dan kampanye boikot terhadap perusahaan, artis, serta tokoh publik yang dianggap mendukung Israel atau menjalin hubungan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya