home wirausaha syariah

Pembiayaan Emas Bank Muamalat Meroket, Tembus Rp1,9 Triliun Dorong Keluarga Bangun Aset Sejak Din

Jum'at, 16 Oktober 2026 - 13:02 WIB
Bank Muamalat mencatat outstanding pembiayaan Solusi Emas Hijrah sebesar Rp1,9 triliun hingga Agustus 2026, tumbuh lebih dari lima kali lipat secara tahunan.
LANGIT7.ID-Jakarta;

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat lonjakan signifikan pada produk pembiayaan Solusi Emas Hijrah dengan outstanding mencapai Rp1,9 triliun hingga Agustus 2026, tumbuh lebih dari lima kali lipat secara tahunan (year on year/yoy).

Pencapaian tersebut menjadikan Solusi Emas Hijrah sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan bisnis consumer Bank Muamalat. Selain nilai pembiayaan yang meningkat, jumlah rekening nasabah juga naik lebih dari tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi mengatakan, Bank Muamalat mendorong perubahan cara masyarakat mempersiapkan masa depan, dari sekadar menyisihkan pendapatan menjadi membangun kepemilikan aset rill secara bertahap. Pertumbuhan pembiayaan emas di Bank Muamalat menunjukkan semakin besarnya kesadaran masyarakat untuk memiliki aset yang dapat membantu mempersiapkan berbagai tujuan finansial di masa depan.

“Kami tidak hanya menawarkan pembiayaan emas, tapi ingin membantu masyarakat mengubah sebagian pendapatan menjadi kepemilikan aset untuk masa depan. Emas yang dimiliki secara terencana dapat dipersiapkan untuk pendidikan anak, ibadah haji atau umrah, kepemilikan kendaraan dan rumah, serta berbagai kebutuhan keluarga lainnya,” ujar Ricky.

Menurutnya, emas memiliki karakteristik sebagai aset riil yang secara historis mampu menjaga nilai dalam jangka panjang. Di tengah dinamika ekonomi dan geopolitik global, emas semakin diminati sebagai salah satu pilihan untuk menjaga nilai kekayaan.

Namun, Ricky mengingatkan kepemilikan emas sebaiknya tidak hanya didorong oleh momentum kenaikan harga. Masyarakat perlu memiliki tujuan yang jelas serta menyesuaikan pembiayaan dengan kemampuan finansial masing-masing.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya