Menkop: Dakwah Ekonomi Jadi Kunci Kemandirian dan Kesejahteraan Umat
Esti setiyowati
Ahad, 18 Oktober 2026 - 20:30 WIB
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menghadiri Kongres Nasional Majelis Tahkim Syarikat Islam (SI) ke-42 di Surabaya, Ahad (18/10/2026). Foto: Ist.
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan pentingnya dakwah ekonomi sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian dan kesejahteraan umat.
Menurutnya, dakwah ekonomi perlu diwujudkan melalui gerakan bersama yang mencakup penguatan ekonomi syariah, koperasi, zakat dan wakaf, ekologi dan keberlanjutan, serta kewirausahaan umat.
Baca juga: Gaji PNS Bakal Disalurkan Lewat Kopdes, Menkop Sudah Usulkan ke Kemenkeu
Hal tersebut disampaikan Ferry Juliantono saat menghadiri Kongres Nasional Majelis Tahkim Syarikat Islam (SI) ke-42 di Surabaya, Ahad (18/10/2026), yang mengusung tema “Dakwah Ekonomi Menuju Kemerdekaan Sejati”.
“Saya meyakini bahwa dakwah ekonomi merupakan bagian penting dalam memperkuat kemandirian dan kesejahteraan umat. Karena itu, penguatan ekonomi syariah, koperasi, zakat dan wakaf, ekologi dan keberlanjutan, serta kewirausahaan umat harus menjadi gerakan bersama,” kata Ferry.
Secara khusus, Ferry menyoroti peran strategis koperasi dalam mengembangkan potensi ekonomi umat. Ia menilai, pengembangan koperasi pesantren dan koperasi berbasis masjid perlu terus didorong, disertai perluasan akses pembiayaan syariah.
Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi salah satu upaya untuk mengembangkan potensi umat.
Menurutnya, dakwah ekonomi perlu diwujudkan melalui gerakan bersama yang mencakup penguatan ekonomi syariah, koperasi, zakat dan wakaf, ekologi dan keberlanjutan, serta kewirausahaan umat.
Baca juga: Gaji PNS Bakal Disalurkan Lewat Kopdes, Menkop Sudah Usulkan ke Kemenkeu
Hal tersebut disampaikan Ferry Juliantono saat menghadiri Kongres Nasional Majelis Tahkim Syarikat Islam (SI) ke-42 di Surabaya, Ahad (18/10/2026), yang mengusung tema “Dakwah Ekonomi Menuju Kemerdekaan Sejati”.
“Saya meyakini bahwa dakwah ekonomi merupakan bagian penting dalam memperkuat kemandirian dan kesejahteraan umat. Karena itu, penguatan ekonomi syariah, koperasi, zakat dan wakaf, ekologi dan keberlanjutan, serta kewirausahaan umat harus menjadi gerakan bersama,” kata Ferry.
Secara khusus, Ferry menyoroti peran strategis koperasi dalam mengembangkan potensi ekonomi umat. Ia menilai, pengembangan koperasi pesantren dan koperasi berbasis masjid perlu terus didorong, disertai perluasan akses pembiayaan syariah.
Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi salah satu upaya untuk mengembangkan potensi umat.