Peduli Dakwah dan Pendidikan, Bank Muamalat Berikan Dukungan untuk Dai dan Guru Ngaji di Pelosok Negeri
Zada nur ilma
Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:54 WIB
Bank Muamalat bersama BMM dan LAZNAS Dewan Dakwah meluncurkan program tunjangan tahunan bagi Dai dan Guru Ngaji yang mengabdi di wilayah terpencil.
LANGIT7.ID-Jakarta;
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk bersama Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Baitulmaal Muamalat (BMM) dan LAZNAS Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia bersinergi meluncurkan program Mukafaah Dai dan Guru Ngaji di Pelosok Negeri.
Melalui sinergi strategis ini, para Dai dan Guru Ngaji yang bertugas di berbagai wilayah terpencil dan pedalaman Indonesia akan menerima bantuan finansial berkelanjutan berupa tunjangan bulanan (mukafaah).
Direktur Eksekutif BMM Tegar Sangga Barkah mengatakan, kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam menunjang kesejahteraan hidup para pengajar agama. Dengan jaminan kesejahteraan yang lebih baik, program ini ditargetkan mampu menjaga kelangsungan dakwah, memperkuat pendidikan karakter berbasis agama, serta memotivasi para Dai dan Guru Ngaji untuk terus mengabdi tanpa mencemaskan keterbatasan ekonomi.
“Program ini menyediakan dukungan mukafaah selama satu tahun penuh bagi para Dai dan Guru Ngaji, guna memastikan kelangsungan pengabdian mereka di daerah-daerah terpencil di Indonesia,” ujarnya.
Tegar menambahkan, program yang digagas bersama oleh perbankan syariah dan LAZNAS ini difokuskan untuk menjangkau para Dai dan Guru Ngaji yang berdedikasi di lima wilayah. Kawasan-kawasan tersebut meliputi daerah terluar dan lintas negara, yakni Tabalong (Kalimantan Selatan), Toli-Toli (Sulawesi Tengah), Riau, Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Timor Leste.
“Dukungan ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang, karena ketika para Dai dan Guru Ngaji terus mengabdi, ilmu serta kebaikan yang mereka ajarkan akan mengakar kuat di tengah masyarakat,” ucap Tegar.
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk bersama Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Baitulmaal Muamalat (BMM) dan LAZNAS Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia bersinergi meluncurkan program Mukafaah Dai dan Guru Ngaji di Pelosok Negeri.
Melalui sinergi strategis ini, para Dai dan Guru Ngaji yang bertugas di berbagai wilayah terpencil dan pedalaman Indonesia akan menerima bantuan finansial berkelanjutan berupa tunjangan bulanan (mukafaah).
Direktur Eksekutif BMM Tegar Sangga Barkah mengatakan, kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam menunjang kesejahteraan hidup para pengajar agama. Dengan jaminan kesejahteraan yang lebih baik, program ini ditargetkan mampu menjaga kelangsungan dakwah, memperkuat pendidikan karakter berbasis agama, serta memotivasi para Dai dan Guru Ngaji untuk terus mengabdi tanpa mencemaskan keterbatasan ekonomi.
“Program ini menyediakan dukungan mukafaah selama satu tahun penuh bagi para Dai dan Guru Ngaji, guna memastikan kelangsungan pengabdian mereka di daerah-daerah terpencil di Indonesia,” ujarnya.
Tegar menambahkan, program yang digagas bersama oleh perbankan syariah dan LAZNAS ini difokuskan untuk menjangkau para Dai dan Guru Ngaji yang berdedikasi di lima wilayah. Kawasan-kawasan tersebut meliputi daerah terluar dan lintas negara, yakni Tabalong (Kalimantan Selatan), Toli-Toli (Sulawesi Tengah), Riau, Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Timor Leste.
“Dukungan ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang, karena ketika para Dai dan Guru Ngaji terus mengabdi, ilmu serta kebaikan yang mereka ajarkan akan mengakar kuat di tengah masyarakat,” ucap Tegar.