home global news

Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU), Filosofi dan Sikap Masyarakat Yiwu China

Jum'at, 23 Oktober 2026 - 06:05 WIB
Anwar Abbas mengajak pengusaha Indonesia belajar dari keberhasilan Yiwu, Tiongkok, sebagai pusat perdagangan dunia.
Oleh: Anwar Abbas

LANGIT7.ID-Kota Yiwu adalah kota setingkat kabupaten. Secara administratif berada di bawah yurisdiksi Kota Jinhua.

Kota ini berlokasi di bagian tengah Provinsi Zhejiang, Tiongkok Timur. Tetapi meskipun kota ini secara administratif hanya "setingkat kabupaten", tetapi Yiwu secara global memiliki pengaruh ekonomi yang sangat besar karena dikenal sebagai pusat pasar grosir komoditas industri ringan terbesar di dunia. Di kota ini terutama di kawasan seperti Exotic Street, atmosfer internasional sangat menonjol, tampak dari banyaknya papan nama berbahasa Arab dan Korea, serta restoran halal internasional dan kantor logistik berskala global.

Hal itu tentu saja membuat para ahli sejarah dan pengamat pembangunan geleng-geleng kepala karena Kota Yiwu sebelumnya dikenal sebagai sebuah kawasan berbasis pertanian yang terisolasi karena dikelilingi oleh pegunungan dan tidak berbatasan dengan lautan.

Tanahnya dikenal tidak subur sehingga banyak masyarakatnya yang hidup dalam kemiskinan dan keterkebelakangan. Sekedar gambaran singkat sampai tahun 1980an Yiwu belumlah apa-apa. Dia hanya merupakan deretan lapak jalanan darurat yang kumuh. Perubahan besar baru terjadi setelah Xie Gaohua ditunjuk sebagai sekretaris Yiwu bulan April 1982.

Salah satu hal yang dia lakukan yaitu mengizinkan rakyatnya untuk berdagang secara legal di Yiwu dengan membuka pasar komoditas kecil gratis pertama di Tiongkok . Hal itu bisa dilakukan Xie Gauhua karena sejalan dengan ide dan gagasan Reformasi Ekonomi China yang dijalankan oleh Deng Xiaoping. Xie Gauhua membuat sebuah strategi yang jitu yaitu mengembangkan perdagangan untuk membangun kota.

Artinya untuk memajukan Yiwu sebagai kota maka pemerintah dan masyarakat harus secara bersama-sama memajukan perdagangan sehingga akhirnya kita lihat hari ini Yiwu telah bertransformasi total menjadi kota yang maju dan modern serta memiliki kompleks pasar grosir terbesar di dunia dengan luas mencapai lebih dari 4–5 juta meter persegi dan lebih dari 75.000 kios yang menjual lebih dari 2,1 juta jenis komoditas kecil serta memiliki jaringan perdagangan global yang mengekspor barang ke lebih dari 200an negara dan wilayah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya