45.000 Warga Korea Pilih Masuk Islam, Salah Satu Alasannya Demi Mencari Jodoh
Lusi mahgriefie
Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:35 WIB
Seoul Central Mosque
Hingga kini diperkirakan sebanyak 45.000 etnis Korea yang lahir dan dibesarkan di Korea Selatan telah berpindah keyakinan menjadi Muslim. Beragam alasan mendasari keputusan besar tersebut, untuk pria diantaranya demi mencari istri.
Melansir The Korea Times, Selasa (27/10/2026), Yusuf, seorang pria etnis Korea berusia 30-an yang memeluk Islam pada tahun 2014 saat diwawancara mengatakan, "Kebanyakan pria melakukannya untuk mencari istri."
Karena merasa kecewa dengan budaya berkencan yang penuh persaingan di Korea, terutama di Seoul, banyak pria yang beralih ke Islam juga mendambakan apa yang disebut Yusuf sebagai jalan yang lebih sederhana menuju pernikahan.
Berdasarkan catatan, di Masjid Pusat Seoul di Itaewon, setiap bulan terdapat lima hingga 25 mualaf baru yang mengikuti pelatihan mengenai prinsip-prinsip dasar Islam.
Di akhir pelatihan, para peserta dapat memilih untuk mengucapkan Syahadat, pernyataan iman dalam Islam sekaligus rukun Islam yang pertama, dan secara resmi memeluk agama Islam. Sebagian besar dari mereka adalah laki-laki.
Baca juga:Aksi Humanis Rapper Mualaf Central Cee Sambut Idulfitri, Hibur Lansia di Singapura
Sementara bagi mualaf perempuan, meskipun tidak secara eksplisit didorong oleh alasan pernikahan, mereka menyatakan faktor "kesederhanaan" menjadi alasan mereka memutuskan untuk menjadi Muslim.
Melansir The Korea Times, Selasa (27/10/2026), Yusuf, seorang pria etnis Korea berusia 30-an yang memeluk Islam pada tahun 2014 saat diwawancara mengatakan, "Kebanyakan pria melakukannya untuk mencari istri."
Karena merasa kecewa dengan budaya berkencan yang penuh persaingan di Korea, terutama di Seoul, banyak pria yang beralih ke Islam juga mendambakan apa yang disebut Yusuf sebagai jalan yang lebih sederhana menuju pernikahan.
Berdasarkan catatan, di Masjid Pusat Seoul di Itaewon, setiap bulan terdapat lima hingga 25 mualaf baru yang mengikuti pelatihan mengenai prinsip-prinsip dasar Islam.
Di akhir pelatihan, para peserta dapat memilih untuk mengucapkan Syahadat, pernyataan iman dalam Islam sekaligus rukun Islam yang pertama, dan secara resmi memeluk agama Islam. Sebagian besar dari mereka adalah laki-laki.
Baca juga:Aksi Humanis Rapper Mualaf Central Cee Sambut Idulfitri, Hibur Lansia di Singapura
Sementara bagi mualaf perempuan, meskipun tidak secara eksplisit didorong oleh alasan pernikahan, mereka menyatakan faktor "kesederhanaan" menjadi alasan mereka memutuskan untuk menjadi Muslim.