home wirausaha syariah

Gelar Forum Sinergi Penguatan Ekosistem Tata Kelola, OJK Perkuat Peran Profesi di Sektor Jasa Keuangan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:07 WIB
Gelar Forum Sinergi Penguatan Ekosistem Tata Kelola, OJK Perkuat Peran Profesi di Sektor Jasa Keuangan
Langkah antisipasi terhadap berbagai risiko sektor jasa keuangansektor jasa keuangan khususnya risiko kecurangan (fraud) menjadi perhatian penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Salah satu tindakan nyata OJK dalam hal ini yaitu melakukan penguatan tata kelola yang kredibel dengan berkolaborasi bersama 27 asosiasi profesi bidang tata kelola.

Seperti disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK merangkap Ketua Dewan Audit Friderica Widyasari Dewi, penguatan kolaborasi tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, memperkuat penerapan praktik tata kelola yang baik, serta mendorong langkah konkret dalam mencegah berbagai pelanggaran di sektor jasa keuangan.

Selain fraud, risiko jasa keuangan lainnya mencakup keamanan siber dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), serta risiko makroekonomi dan perubahan iklim, melalui penguatan tata kelola yang kredibel, berintegritas, dan berkelanjutan.

Friderica menegaskan bahwa berbagai risiko yang dihadapi sektor jasa keuangan saat ini semakin kompleks dan saling berkaitan sehingga membutuhkan penguatan sistem pengendalian internal, manajemen risiko, serta kolaborasi yang efektif antara regulator dan seluruh pemangku kepentingan.

"Tantangan tata kelola tidak bisa lagi kita pandang secara parsial. Kita harus bersama-sama mengidentifikasi dan memitigasi berbagai risiko, bahkan menjadikannya sebagai peluang untuk memperkuat sektor jasa keuangan ke depan," ujar Friderica dalam Forum Sinergi Penguatan Ekosistem Tata Kelola (SPEKTA) bertema "Berkolaborasi Membangun Ekosistem Tata Kelola yang Kredibel dan Berintegritas" di Jakarta, Senin (26/10).

Pada aspek integritas, OJK telah menerbitkan berbagai ketentuan untuk memperkuat kualitas dan kredibilitas pelaporan keuangan di sektor jasa keuangan, serta terus mendorong peningkatan kompetensi profesional dan penegakan ketentuan terhadap berbagai pelanggaran.

Penguatan integritas juga menjadi bagian dari agenda reformasi pasar modal yang terus OJK jalankan untuk meningkatkan transparansi, kredibilitas, dan daya saing pasar modal Indonesia. Berbagai langkah reformasi tersebut merupakan komitmen jangka panjang OJK dalam memperkuat pasar modal nasional, bukan semata-mata untuk memenuhi ekspektasi penyedia indeks global.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya