home global news

Dipanggil Bertemu Petinggi Singapura, Bos-Bos 10 Perusahaan Janji Kooperatif dengan Investigasi Kabut Asap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:21 WIB
Pemerintah Singapura menyelidiki 10 perusahaan yang berpotensi terkait dengan kebakaran hutan penyebab kabut asap dan menyiapkan aturan lebih tegas untuk meminta pertanggungjawaban korporasi.


LANGIT7.ID-Singapura;

Para eksekutif senior dari 10 perusahaan yang berpotensi terkait dengan kebakaran hutan penyebab kabut asap berjanji pada Rabu (28/10) untuk bekerja sama sepenuhnya dengan investigasi Singapura. Komitmen tersebut disampaikan saat mereka bertemu tiga pejabat menteri Singapura.

Wakil Perdana Menteri Gan Kim Yong, Menteri Senior K Shanmugam, dan Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Hidup Grace Fu bertemu dengan para pimpinan perusahaan tersebut untuk memaparkan ekspektasi pemerintah dan rencana memperkuat undang-undang guna meminta pertanggungjawaban pihak-pihak yang bertanggung jawab atas polusi kabut asap.

Para menteri didampingi oleh Penasihat Senior Davinder Singh serta pejabat senior dari Kantor Jaksa Agung, Badan Lingkungan Nasional (NEA), dan Kementerian Hukum.

Perusahaan-perusahaan yang hadir dalam pertemuan yang berlangsung kurang dari setengah jam itu adalah Bumitama Agri, First Resources, Golden Agri-Resources, Indofood Agri Resources, Kencana Agri, TSH Resources, Wilmar International, dan Sinar Mas Group. Penasihat senior Sinar Mas Group, Bernard Tan, juga mewakili Asia Pulp & Paper Company dan Asia Pulp & Paper Company (China).

Pemerintah berencana mengajukan amandemen terhadap Undang-Undang Pencemaran Kabut Asap Lintas Batas pada sidang parlemen berikutnya untuk memberikan kekuatan hukum pada proses penilaian, sehingga menjadi tindak pidana bagi perusahaan yang menolak menunjuk penilai atau gagal bekerja sama sepenuhnya dengan investigasi mereka.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya