LANGIT7.ID, Bandung,- - Wakil Gubernur Jawa Timur
Emil Elestianto Dardak meraih penghargaan sebagai lulusan terbaik Program Profesi Insinyur
Institut Teknologi Bandung (ITB) moda reguler. Penghargaan tersebut diberikan dalam Sidang Terbuka Pelantikan Lulusan Pendidikan Profesi Insinyur, Apoteker, dan Arsitek Periode Oktober 2026 di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Bandung, Jawa Barat, Rabu (28/10/2026).
Emil Dardak meraih penghargaan lulusan terbaik bersama Mardiyanti dari bidang Teknik Material. Pencapaian ini menjadi bagian dari pelantikan 866 lulusan pendidikan profesi ITB yang terdiri atas 728 lulusan Program Profesi Insinyur, 115 lulusan Program Profesi Apoteker, dan 23 lulusan Program Profesi Arsitek.
Baca juga: Putri Sulung Emil Dardak Lulus SD, Kantongi Nilai TKA Matematika 80Dalam kesempatan tersebut, Emil juga mewakili para lulusan untuk menyampaikan pesan bertajuk
Dari Keunggulan Ilmu Menuju Tanggung Jawab Profesi. Ia berbagi pengalaman kembali menjalani pendidikan melalui Program Profesi Insinyur ITB setelah menempuh pendidikan hingga jenjang doktoral dan berkarier di bidang infrastruktur, pembangunan, serta pemerintahan.
Menurut Emil, pendidikan profesi bukan sekadar proses untuk memperoleh pengakuan atas kompetensi akademik, melainkan juga tahapan untuk membentuk tanggung jawab dalam menerapkan ilmu di tengah masyarakat.
“Pendidikan profesi adalah proses pendewasaan, dari seseorang yang berilmu, menjadi seseorang yang bertanggung jawab atas penerapan ilmunya,” ungkap Emil, dikutip dari laman resmi ITB, Kamis (29/10/2026).
Ia juga mengenang mendiang ayahnya, Achmad Hermanto Dardak, yang merupakan alumni Teknik Sipil ITB dan pernah menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII). Dari sang ayah, Emil belajar bahwa pendidikan, pengalaman, dan kompetensi profesional harus terus dikembangkan sepanjang hayat.
Pengalaman kembali menjadi mahasiswa di tengah perjalanan kariernya menjadi salah satu refleksi Emil mengenai pentingnya pembelajaran berkelanjutan, termasuk bagi mereka yang telah memiliki pengalaman profesional.
Baca juga: Emil Dardak Gandeng Band Beredar Rilis Ulang Single "Bidadariku" dan "Dialah"Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Emil turut mengajak para lulusan untuk membangun kolaborasi lintas disiplin ilmu. Ia menekankan bahwa keahlian yang diperoleh melalui pendidikan harus diarahkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa.
“Hari ini, ITB mengukuhkan kompetensi kita. Dalam perjalanan selanjutnya, masyarakat akan menguji integritas kita. Dan pada akhirnya, pengabdian kita lah yang akan menentukan makna dari pencapaian ini,” jelasnya.
ITB Lantik 866 Lulusan Pendidikan ProfesiSidang terbuka pelantikan lulusan pendidikan profesi ITB dipimpin Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., IPU, ASEAN Eng. Rangkaian acara mencakup laporan akademik, pelantikan, pengambilan janji dan sumpah profesi, serta pemberian penghargaan kepada lulusan berprestasi.
Dalam sambutannya, Rektor ITB mengingatkan bahwa kelulusan pendidikan profesi menandai dimulainya tanggung jawab yang lebih besar kepada masyarakat. Keputusan yang dibuat insinyur, apoteker, dan arsitek berkaitan erat dengan keselamatan serta kesejahteraan manusia.
Ia menegaskan, kewenangan profesional perlu dijalankan dengan integritas dan etika. Para lulusan juga diharapkan terus mengembangkan kompetensi serta memanfaatkan kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial atau AI, secara bijak.
“Teknologi dapat mendukung pekerjaan profesional, tetapi tanggung jawab atas setiap keputusan tetap berada pada manusia,” tuturnya.
Selain Emil dan Mardiyanti sebagai lulusan terbaik Program Profesi Insinyur moda reguler, ITB memberikan penghargaan lulusan terbaik moda Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) kepada Avep Disasmita dari Teknik Perminyakan dan Riadi Simka Pinem dari Teknik Pertambangan.
Baca juga: Emil Dardak: Siswa Indonesia Harus Dilatih Berpikir KritisPada Program Profesi Apoteker, sejumlah penghargaan juga diberikan kepada Stephanus Ngowico, Dian Arifando Rusyadi, Aisha Nadine, dan Shafa Nabila Agdinanda. Sementara itu, Arifidarto Muliawan dari Program Profesi Arsitek memperoleh penghargaan atas pencapaian indeks prestasi kumulatif (IPK) sempurna, yakni 4,00.
(est)