Dorong Haji Muda, BPKH dan Bank Muamalat Sambangi Diaspora Indonesia di Malaysia
Zada nur ilma
Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:39 WIB
BPKH dan Bank Muamalat mengajak diaspora Indonesia di Malaysia mempersiapkan haji sejak dini melalui Festival Haji 2026.
LANGIT7.ID-Kuala Lumpur; Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) berkolaborasi dengan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat) menggelar Festival Haji bertajuk Kuala Lumpur Hajj Lifestyle Festival 2026 pada 24-25 Oktober 2026 di PickleBall Club TBG Mall, Kuala Lumpur, Malaysia.
Festival Haji ini diselenggarakan sebagai langkah strategis BPKH dan Bank Muamalat untuk mensosialisasikan gerakan Haji Muda kepada Diaspora Indonesia di Malaysia, baik untuk program Porsi Haji Reguler maupun Porsi Haji Khusus. Selain ajang edukasi, kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperluas jejaring, dan merayakan kebersamaan antar Diaspora Indonesia di negeri jiran.
Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander menyampaikan bahwa persiapan Ibadah Haji perlu dimulai sejak dini, termasuk bagi Diaspora Indonesia yang tinggal di luar negeri. Literasi keuangan haji dan pemanfaatan layanan digital diharapkan dapat membantu Diaspora Indonesia dalam memahami tahapan persiapan Ibadah Haji secara lebih terencana.
“Haji merupakan ibadah yang membutuhkan perencanaan jangka panjang. Karena itu, literasi keuangan haji dan akses terhadap layanan yang mudah dijangkau menjadi sangat penting. Melalui kolaborasi dengan Bank Muamalat pada Hajj Lifestyle Festival 2026 ini, BPKH ingin mendorong Diaspora Indonesia agar tidak menunda persiapan Ibadah Haji. Perencanaan keuangan yang baik, pemahaman mengenai mekanisme pendaftaran, serta kesiapan fisik dan spiritual merupakan bagian penting dari ikhtiar menuju Baitullah, sehingga mereka dapat mempersiapkan keberangkatan sejak dini secara terencana, sesuai kemampuan, dan berkelanjutan,” ujar Harry.
Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi menambahkan, pihaknya bersama BPKH terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya merencanakan Ibadah Haji sejak muda, yang kini semakin dipermudah oleh teknologi digital. Untuk memenuhi kebutuhan ibadah, informasi, dan finansial calon jemaah misalnya, BPKH telah menghadirkan lima layanan digital terbaru di BPKH Apps. Inovasi ini merupakan wujud transformasi digital BPKH dalam menciptakan ekosistem terpadu yang merangkum seluruh keperluan persiapan maupun pelaksanaan Ibadah Haji.
Ricky menambahkan, sebagai pionir bank syariah di Indonesia, Bank Muamalat juga memiliki komitmen penuh dalam mendukung kemudahan beribadah bagi para Diaspora Indonesia.
"Jarak bukan penghalang bagi Diaspora Indonesia di Malaysia untuk merencanakan Ibadah Haji. Melalui aplikasi mobile banking Muamalat DIN, proses pendaftaran dan pelunasan Porsi Haji Reguler dapat dilakukan secara online dengan sangat praktis,” ujarnya.
Festival Haji ini diselenggarakan sebagai langkah strategis BPKH dan Bank Muamalat untuk mensosialisasikan gerakan Haji Muda kepada Diaspora Indonesia di Malaysia, baik untuk program Porsi Haji Reguler maupun Porsi Haji Khusus. Selain ajang edukasi, kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperluas jejaring, dan merayakan kebersamaan antar Diaspora Indonesia di negeri jiran.
Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander menyampaikan bahwa persiapan Ibadah Haji perlu dimulai sejak dini, termasuk bagi Diaspora Indonesia yang tinggal di luar negeri. Literasi keuangan haji dan pemanfaatan layanan digital diharapkan dapat membantu Diaspora Indonesia dalam memahami tahapan persiapan Ibadah Haji secara lebih terencana.
“Haji merupakan ibadah yang membutuhkan perencanaan jangka panjang. Karena itu, literasi keuangan haji dan akses terhadap layanan yang mudah dijangkau menjadi sangat penting. Melalui kolaborasi dengan Bank Muamalat pada Hajj Lifestyle Festival 2026 ini, BPKH ingin mendorong Diaspora Indonesia agar tidak menunda persiapan Ibadah Haji. Perencanaan keuangan yang baik, pemahaman mengenai mekanisme pendaftaran, serta kesiapan fisik dan spiritual merupakan bagian penting dari ikhtiar menuju Baitullah, sehingga mereka dapat mempersiapkan keberangkatan sejak dini secara terencana, sesuai kemampuan, dan berkelanjutan,” ujar Harry.
Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi menambahkan, pihaknya bersama BPKH terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya merencanakan Ibadah Haji sejak muda, yang kini semakin dipermudah oleh teknologi digital. Untuk memenuhi kebutuhan ibadah, informasi, dan finansial calon jemaah misalnya, BPKH telah menghadirkan lima layanan digital terbaru di BPKH Apps. Inovasi ini merupakan wujud transformasi digital BPKH dalam menciptakan ekosistem terpadu yang merangkum seluruh keperluan persiapan maupun pelaksanaan Ibadah Haji.
Ricky menambahkan, sebagai pionir bank syariah di Indonesia, Bank Muamalat juga memiliki komitmen penuh dalam mendukung kemudahan beribadah bagi para Diaspora Indonesia.
"Jarak bukan penghalang bagi Diaspora Indonesia di Malaysia untuk merencanakan Ibadah Haji. Melalui aplikasi mobile banking Muamalat DIN, proses pendaftaran dan pelunasan Porsi Haji Reguler dapat dilakukan secara online dengan sangat praktis,” ujarnya.