home global news

Isu Jenderal Ditangkap Soal Penyadapan, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 03 November 2026 - 15:07 WIB
Isu Jenderal Ditangkap Soal Penyadapan, Ini Respons Mabes Polri. Foto: Inews.

Mabes Polri akhirnya angkat bicara merespons maraknya kabar di media sosial yang menyebutkan adanya sejumlah perwira tinggi hingga jenderal bintang empat kepolisian yang diamankan dan ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, terkait isu penyadapan.

Saat dikonfirmasi mengenai isu penangkapan tersebut di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Edison Isir menyatakan pihaknya masih melakukan pengecekan terkait proses evaluasi internal. "Nanti kami cek proses evaluasinya ya, seperti itu," ujar Isir kepada awak media, Selasa (3/11/2026) dikutip BeritaPrioritas.

Menariknya, dalam kesempatan sama, Isir tidak memberikan bantahan secara tegas saat disinggung mengenai kabar penangkapan petinggi Polri yang dikaitkan dengan isu penyadapan terhadap Presiden Prabowo. Alih-alih memberikan detail lanjutan, ia justru mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas ruang publik dan digital.

Baca Juga:DPR Apresiasi Kebijakan Larangan Penggunaan Vape Bagi Seluruh Personel Polri

"Ayo kita mari tetap bergandengan tangan. Bahu membahu, wujudkan Indonesia di ruang publik di ruang digital," pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, operasi senyap oleh Divisi Propam Mabes Polri ini dikabarkan berlangsung di tengah langkah konsolidasi internal menyusul pergantian pucuk pimpinan kepolisian.

Sejumlah nama turut diseret dalam pusaran isu tersebut, mulai dari perwira tinggi berinisial L, Kepala Staf Kepresidenan Listyo Sigit Prabowo, Kadivkum Mabes Polri Irjen Pol Ahrie Sonta, Irjen Pol Eko Hadi Santoso, hingga Kombes Pol Ferly Hediyat. Kendati demikian, konfirmasi resmi secara mendalam dari pihak berwenang masih terus dinantikan publik.

(zhd)
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya