Roy Suryo Komentari Ijazah Jokowi yang Ditunjukkan di Sidang: Berkasnya Lama, Fotonya Baru
Lusi mahgriefie
Kamis, 05 November 2026 - 15:41 WIB
Roy Suryo menilai ada perbedaan dengan ijazah Jokowi yang ditampilkan di persidangan. Foto: ruminews
Joko Widodo (Jokowi) memperlihatkan ijazah pendidikan miliknya dari jenjang SD hingga kuliah di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta. Perihal ijazah tersebut, Roy Suryo menilai ada yang berbeda.
Saat jeda persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik di PN Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026), Roy mengklaim terdapat sejumlah perbedaan antara dokumen yang ditampilkan di ruang sidang dan ijazah bertanggal 15 Desember.
Bukan tanpa alasan Roy menyimpulkan hasil pengamatannya itu. Pengalaman panjang dirinya di bidang fotografi dan percetakan, serta kemampuan mengamati detail dokumen termasuk kualitas foto, kondisi fisik kertas, dan tanda air atau watermark membuat Roy Suryo yakin ada yang janggal.
"Penglihatan saya adalah penglihatan seorang fotografer yang sudah terlatih sejak SMP mencetak. Nanti ada pertanyaan kunci saya ke Jokowi. Memang Ijazah itu berbeda dan ijazah di tanggal 15 Desember itu rapih, tak ada lubang-lubang itu tadi ijazahnya berbeda. Dan ada foto yang kualitasnya sama dengan tanggal 15 desember, berbeda. Berkasnya lama, fotonya baru," kata Roy Suryo, mengutip Warta Ekonomi, Kamis (5/11/2026).
Baca juga:Hadir di PN Jaktim, Jokowi Tunjukkan Ijazah SD hingga S1 UGM
Tak hanya itu, ia juga menyoroti perbedaan tampilan watermark pada kedua dokumen tersebut. Menurut Roy, tanda air pada ijazah bertanggal 15 Desember terlihat jelas, sedangkan pada dokumen yang diperlihatkan dalam persidangan tidak tampak serupa.
Kemudian persoalan kondisi fisik dokumen dan foto yang menempel pada ijazah pun menurutnya menimbulkan pertanyaan. Ia menduga terdapat perbedaan antara usia berkas dan foto yang digunakan.
Saat jeda persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik di PN Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026), Roy mengklaim terdapat sejumlah perbedaan antara dokumen yang ditampilkan di ruang sidang dan ijazah bertanggal 15 Desember.
Bukan tanpa alasan Roy menyimpulkan hasil pengamatannya itu. Pengalaman panjang dirinya di bidang fotografi dan percetakan, serta kemampuan mengamati detail dokumen termasuk kualitas foto, kondisi fisik kertas, dan tanda air atau watermark membuat Roy Suryo yakin ada yang janggal.
"Penglihatan saya adalah penglihatan seorang fotografer yang sudah terlatih sejak SMP mencetak. Nanti ada pertanyaan kunci saya ke Jokowi. Memang Ijazah itu berbeda dan ijazah di tanggal 15 Desember itu rapih, tak ada lubang-lubang itu tadi ijazahnya berbeda. Dan ada foto yang kualitasnya sama dengan tanggal 15 desember, berbeda. Berkasnya lama, fotonya baru," kata Roy Suryo, mengutip Warta Ekonomi, Kamis (5/11/2026).
Baca juga:Hadir di PN Jaktim, Jokowi Tunjukkan Ijazah SD hingga S1 UGM
Tak hanya itu, ia juga menyoroti perbedaan tampilan watermark pada kedua dokumen tersebut. Menurut Roy, tanda air pada ijazah bertanggal 15 Desember terlihat jelas, sedangkan pada dokumen yang diperlihatkan dalam persidangan tidak tampak serupa.
Kemudian persoalan kondisi fisik dokumen dan foto yang menempel pada ijazah pun menurutnya menimbulkan pertanyaan. Ia menduga terdapat perbedaan antara usia berkas dan foto yang digunakan.