13 Finalis Terpilih dalam Kompetisi Modest Young Designer Competition (MYDC) ISEF 2021
Muhammad rifai akif
Ahad, 31 Oktober 2021 - 08:17 WIB
Modest Young Designer Competition (MYDC) bertujuan menjaring talenta muda yang kreatif dan inovatif. Foto : ISEF 2021
Gelaran Sustainable Muslim Fashion Indonesia Sharia Economic Festival 2021 (ISEF 2021) kembali hadir dengan mengangkat tema “New Normal is Sustainable Fashion”yang digelar secara Hybrid yaitu offline dan online.
Tema tersebut diangkat sebagai upaya mendorong sosialisasi konsep sustainable fashion atau fesyen berkelanjutan sebagai gaya hidup di era new normal. Tema ini sejalan dengan prinsip thayyiban (kebaikan) yang merupakan bagian dari gaya hidup halal.
“Dalam 10 tahun belakangan ini, dunia memang sedang concern dengan isu sustainability. Ini karena fast fashion yang berdampak negatif bagi lingkungan. Yang tadinya konsep fesyen itu hanya dua kali dalam setahun, sekarang bisa 12 kali dalam setahun,” ucap Ali Charisma melalui konferensi pers yang digelar secra virtual, Jumat, (29/10/21).
Baca juga : ISEF 2021 Digelar Hybrid, Gandeng 157 Desainer Fesyen Muslim
Gelaran ISEF 2021 digelar dengan target untuk mewujudkan Indonesia sebagai kiblat fesyen muslim sekaligus pusat halal dunia, Sustainable Muslim Fashion – Indonesia Sharia Economic Festival
Acara ini merupakan sinergi Bank Indonesia dengan Indonesian Fashion Chamber dan Indonesia Halal Lifestyle Centre (IHLC) yang terdiri dari rangkaian kegiatan pameran, talkshow, business matching, competition, serta fashion show busana muslim karya para perancang mode Indonesia dan anggota Industri Kreatif Syariah Indonesia (IKRA). ISEF 2021 resmi dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin.
Kompetisi desain untuk menjaring talenta muda kreatif dan inovatif, Modest Young Designer Competition (MYDC) menjadi salah satu acara yang menyemarakkan gelaran ISEF 2021. Acara ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk meningkatkan kompetensi busana muslim Indonesia memiliki daya saing tinggi di pasar nasional dan global.
Tema tersebut diangkat sebagai upaya mendorong sosialisasi konsep sustainable fashion atau fesyen berkelanjutan sebagai gaya hidup di era new normal. Tema ini sejalan dengan prinsip thayyiban (kebaikan) yang merupakan bagian dari gaya hidup halal.
“Dalam 10 tahun belakangan ini, dunia memang sedang concern dengan isu sustainability. Ini karena fast fashion yang berdampak negatif bagi lingkungan. Yang tadinya konsep fesyen itu hanya dua kali dalam setahun, sekarang bisa 12 kali dalam setahun,” ucap Ali Charisma melalui konferensi pers yang digelar secra virtual, Jumat, (29/10/21).
Baca juga : ISEF 2021 Digelar Hybrid, Gandeng 157 Desainer Fesyen Muslim
Gelaran ISEF 2021 digelar dengan target untuk mewujudkan Indonesia sebagai kiblat fesyen muslim sekaligus pusat halal dunia, Sustainable Muslim Fashion – Indonesia Sharia Economic Festival
Acara ini merupakan sinergi Bank Indonesia dengan Indonesian Fashion Chamber dan Indonesia Halal Lifestyle Centre (IHLC) yang terdiri dari rangkaian kegiatan pameran, talkshow, business matching, competition, serta fashion show busana muslim karya para perancang mode Indonesia dan anggota Industri Kreatif Syariah Indonesia (IKRA). ISEF 2021 resmi dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin.
Kompetisi desain untuk menjaring talenta muda kreatif dan inovatif, Modest Young Designer Competition (MYDC) menjadi salah satu acara yang menyemarakkan gelaran ISEF 2021. Acara ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk meningkatkan kompetensi busana muslim Indonesia memiliki daya saing tinggi di pasar nasional dan global.