Masya Allah, Ini Keistimewaan Santuni Anak Yatim dalam Islam
Muhammad rifai akif
Senin, 01 November 2021 - 14:53 WIB
Islam memandang istimewa mereka yang menyantuni dan menyayangi anak yatim. Foto : LANGIT7/iStock
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhajir Effendy, memastikan bahwa untuk anak yang ditinggal kedua orang tuanya akibat korban virus Covid-19, akan mendapatkan jaminan pendidikan sampai kuliah melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP), disampaikan pada Jumat, (22/10).
Selain itu anak yatim piatu akibat Covid-19 namanya dicatat ke dalam program Kementerian Sosial yaitu Program Keluarga Harapan (PKH), anak tersebut agar menjadi bagian dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM), lewat walinya yang mengasuh.
Pemerintah memperlakukan anak yatim piatu karena Covid-19 begitu sangat istimewa, sehingga bisa mengurangi beban anak tersebut yang sudah ditinggal mati oleh kedua orang tuanya.
Baca juga : Ma'ruf Amin Ajak Donatur Bantu Anak Yatim Piatu Akibat Pandemi
Selain pemerintah yang mempermudah dan memberikan bantuan kepada anak yatim piatu, Islam juga mengajarkan keistimewaan menjadi hak asuh bagi anak tersebut.
Mengasuh anak yatim-piatu pahalanya adalah surga Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Orang yang memelihara anak yatim di kalangan umat muslimin, memberikannya makan dan minum, pasti Allah akan memasukkannya ke dalam surga, kecuali ia melakukan dosa yang tidak bisa diampuni.” (HR. Turmudzi).
Selain itu anak yatim piatu akibat Covid-19 namanya dicatat ke dalam program Kementerian Sosial yaitu Program Keluarga Harapan (PKH), anak tersebut agar menjadi bagian dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM), lewat walinya yang mengasuh.
Pemerintah memperlakukan anak yatim piatu karena Covid-19 begitu sangat istimewa, sehingga bisa mengurangi beban anak tersebut yang sudah ditinggal mati oleh kedua orang tuanya.
Baca juga : Ma'ruf Amin Ajak Donatur Bantu Anak Yatim Piatu Akibat Pandemi
Selain pemerintah yang mempermudah dan memberikan bantuan kepada anak yatim piatu, Islam juga mengajarkan keistimewaan menjadi hak asuh bagi anak tersebut.
Mengasuh anak yatim-piatu pahalanya adalah surga Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Orang yang memelihara anak yatim di kalangan umat muslimin, memberikannya makan dan minum, pasti Allah akan memasukkannya ke dalam surga, kecuali ia melakukan dosa yang tidak bisa diampuni.” (HR. Turmudzi).