Borobudur, Destinasi Wisata Prioritas yang Ramah Muslim
Garry Talentedo Kesawa
Jum'at, 16 Juli 2021 - 13:27 WIB
Candi Borobudur. (foto: pixabay/ Sherra Triarosdiana)
Candi Borobudur merupakan peninggalan bersejarah yang ada di Indonesia. Sebagai salah satu kuil Budhha terbesar di dunia, Borobudur menjadi salah satu destinasi wisata yang patut dikunjungi.
Borobudur adalah sebuah candi berbentuk stupa yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Candi Borobudur didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra.
Candi Borobudur memiliki koleksi relief Buddha terlengkap dan terbanyak di dunia. Pada bagian dinding candi dihiasi dengan 2.672 panel relief dan aslinya terdapat 504 arca Buddha.
Masuk lebih dalam, stupa utama terbesar ada di bagian tengah dan dikelilingi oleh tiga barisan melingkar 72 stupa berlubang yang di dalamnya terdapat arca Buddha tengah duduk bersila dalam posisi teratai sempurna dengan mudra (sikap tangan) Dharmachakra mudra (memutar roda dharma).
Berbagai bukti sejarah mengatakan jika Borobudur ditinggalkan pada abad ke-14, seiring melemahnya pengaruh kerajaan Hindu dan Buddha di Jawa serta masuknya pengaruh Islam.
Hingga saat ini, Borobudur masih digunakan sebagai tempat ziarah keagamaan. Selain sebagai tempat ibadah, Borobudur adalah objek wisata tunggal di Indonesia yang paling banyak dikunjungi wisatawan.
Hal itu terbukti saat memperingati Trisuci Waisak, di mana para wisatawan baik domestik maupun mancanegara memadati area Candi Borobudur. Momen yang paling ditunggu adalah saat pelepasan lampion. Mereka pun tak lupa berfoto atau berswafoto saat pelepasan ribuan lampion tiba.
Borobudur adalah sebuah candi berbentuk stupa yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Candi Borobudur didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra.
Candi Borobudur memiliki koleksi relief Buddha terlengkap dan terbanyak di dunia. Pada bagian dinding candi dihiasi dengan 2.672 panel relief dan aslinya terdapat 504 arca Buddha.
Masuk lebih dalam, stupa utama terbesar ada di bagian tengah dan dikelilingi oleh tiga barisan melingkar 72 stupa berlubang yang di dalamnya terdapat arca Buddha tengah duduk bersila dalam posisi teratai sempurna dengan mudra (sikap tangan) Dharmachakra mudra (memutar roda dharma).
Berbagai bukti sejarah mengatakan jika Borobudur ditinggalkan pada abad ke-14, seiring melemahnya pengaruh kerajaan Hindu dan Buddha di Jawa serta masuknya pengaruh Islam.
Hingga saat ini, Borobudur masih digunakan sebagai tempat ziarah keagamaan. Selain sebagai tempat ibadah, Borobudur adalah objek wisata tunggal di Indonesia yang paling banyak dikunjungi wisatawan.
Hal itu terbukti saat memperingati Trisuci Waisak, di mana para wisatawan baik domestik maupun mancanegara memadati area Candi Borobudur. Momen yang paling ditunggu adalah saat pelepasan lampion. Mereka pun tak lupa berfoto atau berswafoto saat pelepasan ribuan lampion tiba.