Jadi Pahlawan Kemenangan Chelsea atas Malmo, Ini Kata Hakim Ziyech
Garry Talentedo Kesawa
Rabu, 03 November 2021 - 16:20 WIB
Pemain Chelsea, Hakim Ziyech, saat melakukan selebrasi atas golnya ke gawang Malmo di Liga Champions, Selasa (2/11). (Foto: Twitter/@ChelseaFC)
Hakim Ziyech menjadi pahlawan kemenangan Chelsea berkat gol semata wayangnya usai mengalahkan Malmo 1-0 di Liga Champions Grup H, Selasa (2/11). Ziyech menegaskan bahwa ini bukanlah bentuk permainan terbaiknya di Chelsea.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Eleda Stadion itu, Ziyech memberikan keunggulan bagi The Blues pada menit ke-56 usai memanfaatkan umpan silang mendatar Callum Hudson-Odoi.
Kemenangan yang diraih Chelsea ini membuka kans untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Saat ini, The Blues berada di peringkat kedua dengan sembilan poin, atau selisih tiga poin dari pimpinan grup, Juventus.
Baca juga:Ansu Fati Bertekad Bawa Barcelona Lolos ke 16 Besar Liga Champions
Seusai laga, Ziyech merasa belum mencapai performa terbaiknya mengingat minimnya waktu bermain yang diberikan pelatih Thomas Tuchel kepadanya. Belum lagi permasalahan cedera bahu yang menghambat waktu bermainnya.
"Saya mengalami cedera dan tidak benar-benar pulih sepenuhnya. Saya bekerja sangat keras, bahkan ketika itu tidak berjalan seperti yang seharusnya," kata Ziyech seperti dikutip dari laman resmi klub, Rabu (3/11).
"Tetapi saya selalu percaya pada diri sendiri untuk bisa melakukan hal-hal di lapangan. Saya mencoba menjadi penting bagi tim dengan beberapa gol dan assist," ujarnya.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Eleda Stadion itu, Ziyech memberikan keunggulan bagi The Blues pada menit ke-56 usai memanfaatkan umpan silang mendatar Callum Hudson-Odoi.
Kemenangan yang diraih Chelsea ini membuka kans untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Saat ini, The Blues berada di peringkat kedua dengan sembilan poin, atau selisih tiga poin dari pimpinan grup, Juventus.
Baca juga:Ansu Fati Bertekad Bawa Barcelona Lolos ke 16 Besar Liga Champions
Seusai laga, Ziyech merasa belum mencapai performa terbaiknya mengingat minimnya waktu bermain yang diberikan pelatih Thomas Tuchel kepadanya. Belum lagi permasalahan cedera bahu yang menghambat waktu bermainnya.
"Saya mengalami cedera dan tidak benar-benar pulih sepenuhnya. Saya bekerja sangat keras, bahkan ketika itu tidak berjalan seperti yang seharusnya," kata Ziyech seperti dikutip dari laman resmi klub, Rabu (3/11).
"Tetapi saya selalu percaya pada diri sendiri untuk bisa melakukan hal-hal di lapangan. Saya mencoba menjadi penting bagi tim dengan beberapa gol dan assist," ujarnya.