Ini Alasan Pentingnya Ilmu Agama dalam Bisnis
Mahmuda attar hussein
Kamis, 04 November 2021 - 11:23 WIB
Ilustrasi ilmu agama. Foto: Langit7
Sebagian pengusaha seringkali disibukkan dengan hal duniawi terkait perkembangan usahanya. Padahal, seharusnya ilmu agama yang di kedepankan untuk perkembangan usaha.
Ustadz Abiena Yuri mengatakan, bagi pengusaha, khususnya muslim, tidak boleh melupakan konsep tijarah sesuai dengan syariat Islam. Sebab, syariat menjadi langkah yang tidak hanya memberikan keuntungan di dunia, tapi juga bekal di akhirat.
"Sukses itu bisa diperoleh ketika kita mempunyai ilmu, khususnya syariat agama yang terkait langsung dengan bisnis," kata dia dikutip dari kanal Youtube Tajiru Center.
Baca juga: Di KTT COP26, Momentum PLN Tunjukkan Program Dekarbonisasi RI ke Mata Dunia
Bisnis tanpa ilmu agama, lanjut dia, hanya akan menyebabkan tersendatnya perkembangan usaha. Sebab, tanpa ilmu akan membuat kerusakan lebih banyak ketimbang kemaslahatan.
"Di saat kita meyakini ini adalah ibadah, maka bisnis akan berjalan sesuai harapan. Sehingga kalau ilmunya sudah kita miliki, maka kita akan cenderung menghadirkan kemaslahatan yang banyak ketimbang kemafsadatan," jelasnya.
Baca juga: Ini Kunci Agar Usaha Bisa Sukses dan Berkembang
Ustadz Abiena Yuri mengatakan, bagi pengusaha, khususnya muslim, tidak boleh melupakan konsep tijarah sesuai dengan syariat Islam. Sebab, syariat menjadi langkah yang tidak hanya memberikan keuntungan di dunia, tapi juga bekal di akhirat.
"Sukses itu bisa diperoleh ketika kita mempunyai ilmu, khususnya syariat agama yang terkait langsung dengan bisnis," kata dia dikutip dari kanal Youtube Tajiru Center.
Baca juga: Di KTT COP26, Momentum PLN Tunjukkan Program Dekarbonisasi RI ke Mata Dunia
Bisnis tanpa ilmu agama, lanjut dia, hanya akan menyebabkan tersendatnya perkembangan usaha. Sebab, tanpa ilmu akan membuat kerusakan lebih banyak ketimbang kemaslahatan.
"Di saat kita meyakini ini adalah ibadah, maka bisnis akan berjalan sesuai harapan. Sehingga kalau ilmunya sudah kita miliki, maka kita akan cenderung menghadirkan kemaslahatan yang banyak ketimbang kemafsadatan," jelasnya.
Baca juga: Ini Kunci Agar Usaha Bisa Sukses dan Berkembang