Jokowi Paparkan Tiga Sektor Prioritas Investasi di Indonesia
Garry Talentedo Kesawa
Kamis, 04 November 2021 - 23:40 WIB
Presiden Jokowi bersama delegasi Indonesia saat menghadiri Indonesia PEA Investment Forum, di Dubai, Kamis (04/11/2021). (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memberi bocoran tiga sektor pembangunan di Indonesia yang bisa dijadikan prioritas kerja sama antara Indonesia dan Persatuan Emirat Arab (PEA).
Hal tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri Indonesia – PEA Investment Forum yang berlangsung di Dubai, Kamis (04/11/2021).
“Yang pertama, pembangunan ibu kota baru Indonesia. Untuk membangun ibu kota baru setidaknya dibutuhkan dana sebesar USD35 miliar,” ucap Presiden Jokowi dikutip Kamis (4/11).
Baca juga:Lawatan Jokowi ke PEA Hasilkan Komitmen Bisnis dan Investasi USD32,7 Miliar
Sektor kedua adalah di bidang transisi energi. Saat ini, Jokowi berkomitmen akan lakukan transisi ini sebaik mungkin dengan mengundang investor dan teknologi dengan harga terjangkau.
“Jika anda tertarik melakukan investasi untuk energi baru dan terbarukan, ini adalah saat yang tepat. Potensi yang dimiliki Indonesia cukup banyak dan beragam, hidro, surya, panas bumi dan lain-lain,” kata Presiden di depan para investor PEA.
Terakhir, sektor prioritas ketiga yang disampaikan Presiden adalah di sektor perdagangan. Menurut Jokowi menekankan pentingnya diversifikasi perdagangan dan mulai menegosiasikan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA).
Hal tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri Indonesia – PEA Investment Forum yang berlangsung di Dubai, Kamis (04/11/2021).
“Yang pertama, pembangunan ibu kota baru Indonesia. Untuk membangun ibu kota baru setidaknya dibutuhkan dana sebesar USD35 miliar,” ucap Presiden Jokowi dikutip Kamis (4/11).
Baca juga:Lawatan Jokowi ke PEA Hasilkan Komitmen Bisnis dan Investasi USD32,7 Miliar
Sektor kedua adalah di bidang transisi energi. Saat ini, Jokowi berkomitmen akan lakukan transisi ini sebaik mungkin dengan mengundang investor dan teknologi dengan harga terjangkau.
“Jika anda tertarik melakukan investasi untuk energi baru dan terbarukan, ini adalah saat yang tepat. Potensi yang dimiliki Indonesia cukup banyak dan beragam, hidro, surya, panas bumi dan lain-lain,” kata Presiden di depan para investor PEA.
Terakhir, sektor prioritas ketiga yang disampaikan Presiden adalah di sektor perdagangan. Menurut Jokowi menekankan pentingnya diversifikasi perdagangan dan mulai menegosiasikan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA).