Pererat Hubungan Diplomatik, Jokowi Tinjau Masjid di Abu Dhabi
Fajar adhitya
Jum'at, 05 November 2021 - 12:00 WIB
Sheikh Zayid Grand Mosque, Dubai, Uni Emirat Arab Foto: Langit7.id/Istock
Pembangunan Masjid Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Abu DhabiUni Emirat Arab (UEA) akan mempererat hubungan diplomatik Indonesia dan UEA. Masjid ini akan berlokasi di sebuah jalan yang bernama Jalan Presiden Joko Widodo.
Masjid Presiden Joko Widodo diinisiasi oleh Putra Mahkota Abu Dhabi dan Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata PEA, Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ). Presiden Jokowi sempat meninjau rencana lokasi masjid dalam kunjungannya ke Abu Dhabi, Rabu (3/11/2021).
Menurut Duta Besar RI untuk PEA, Husin Bagis, menjelaskan masjid tersebut sebelumnya merupakan sebuah masjid kecil yang kemudian dibongkar lalu dibuat bangunan Masjid Presiden Joko Widodo. Dalam rencana awalnya, masjid tersebut akan dibangun dengan kapasitas 1.000-1.200 orang jamaah.
Baca Juga:Jokowi Paparkan Tiga Sektor Prioritas Investasi di Indonesia
“Tapi diubah lagi oleh Sheikh Mohammed Bin Zayed menjadi sekitar 2.500-3.000 orang. Jadi lebih besar lagi masjidnya dan mewah,” ujar Dubes Husin.
Masjid tersebut akan berdiri di atas tanah seluas lebih kurang 3.766 meter persegi dan akan dibangun dengan pendanaan dari pihak PEA. Pembangunan masjid tersebut akan dimulai November 2021 dan ditargetkan selesai pada Februari 2023.
Baca Juga:Lawatan Jokowi ke PEA Hasilkan Komitmen Bisnis dan Investasi USD32,7 Miliar
Masjid Presiden Joko Widodo diinisiasi oleh Putra Mahkota Abu Dhabi dan Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata PEA, Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ). Presiden Jokowi sempat meninjau rencana lokasi masjid dalam kunjungannya ke Abu Dhabi, Rabu (3/11/2021).
Menurut Duta Besar RI untuk PEA, Husin Bagis, menjelaskan masjid tersebut sebelumnya merupakan sebuah masjid kecil yang kemudian dibongkar lalu dibuat bangunan Masjid Presiden Joko Widodo. Dalam rencana awalnya, masjid tersebut akan dibangun dengan kapasitas 1.000-1.200 orang jamaah.
Baca Juga:Jokowi Paparkan Tiga Sektor Prioritas Investasi di Indonesia
“Tapi diubah lagi oleh Sheikh Mohammed Bin Zayed menjadi sekitar 2.500-3.000 orang. Jadi lebih besar lagi masjidnya dan mewah,” ujar Dubes Husin.
Masjid tersebut akan berdiri di atas tanah seluas lebih kurang 3.766 meter persegi dan akan dibangun dengan pendanaan dari pihak PEA. Pembangunan masjid tersebut akan dimulai November 2021 dan ditargetkan selesai pada Februari 2023.
Baca Juga:Lawatan Jokowi ke PEA Hasilkan Komitmen Bisnis dan Investasi USD32,7 Miliar