BPBD Kota Batu Lakukan Pendataan Kerusakan Akibat Banjir Bandang
Garry Talentedo Kesawa
Jum'at, 05 November 2021 - 23:15 WIB
Salah satu lokasi banjir bandang yang menerjang Desa Bulukerto, Bumiaji, Kota Batu pada Kamis (4/11). (Foto: BPBD Kota Batu)
Banjir bandang yang melanda enam wilayah di Kota Batu, Jawa Timur, pada Kamis (4/11) sekitar pukul 14.00 WIB mengakibatkan setidaknya enam orang meninggal dunia, merusak sejumlah rumah warga, hingga hewan ternak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Jawa Timur, mulai melakukan pendataan kerusakan akibat banjir bandang. Setidaknya ada 22 rumah yang mengalami kerusakan di wilayah kota apel tersebut.
Baca juga:Cuaca Tak Menentu, Berikut Tips Berkendara di Tengah Hujan Lebat
"Ada kerusakan kerugian rumah dan benda sebanyak 22 unit," kata Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso yang juga Ketua Tim Tanggap Darurat Banjir Bandang Kota Batu, Jumat (5/11).
Berdasarkan data sementara yang dikeluarkan BPBD, banjir bandang juga merusak sejumlah kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Tercatat sekitar 28 unit kendaraan roda dua dan empat unit kendaraan roda empat yang mengalami kerusakan.
"Selain itu, juga ada hewan ternak milik warga yang hanyut terbawa aliran air yang deras. Sedikitnya tiga ekor sapi dan lima ekor kambing hanyut," ungkap Punjul.
Punjul menjelaskan jika banjir bandang menyebabkan 142 orang di lima wilayah terpaksa mengungsi. Namun, untuk saat ini ratusan warga tersebut mengungsi di rumah keluarga atau rumah tetangga terdekat, bukan di tempat pengungsian.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Jawa Timur, mulai melakukan pendataan kerusakan akibat banjir bandang. Setidaknya ada 22 rumah yang mengalami kerusakan di wilayah kota apel tersebut.
Baca juga:Cuaca Tak Menentu, Berikut Tips Berkendara di Tengah Hujan Lebat
"Ada kerusakan kerugian rumah dan benda sebanyak 22 unit," kata Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso yang juga Ketua Tim Tanggap Darurat Banjir Bandang Kota Batu, Jumat (5/11).
Berdasarkan data sementara yang dikeluarkan BPBD, banjir bandang juga merusak sejumlah kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Tercatat sekitar 28 unit kendaraan roda dua dan empat unit kendaraan roda empat yang mengalami kerusakan.
"Selain itu, juga ada hewan ternak milik warga yang hanyut terbawa aliran air yang deras. Sedikitnya tiga ekor sapi dan lima ekor kambing hanyut," ungkap Punjul.
Punjul menjelaskan jika banjir bandang menyebabkan 142 orang di lima wilayah terpaksa mengungsi. Namun, untuk saat ini ratusan warga tersebut mengungsi di rumah keluarga atau rumah tetangga terdekat, bukan di tempat pengungsian.