LANGIT7.ID-, Jakarta - - Penceramah asal Malang,
Ning Sisca Farisa Dhona, menjadi sorotan setelah menyampaikan peringatan terkait dugaan
praktik asusila yang terjadi di
lingkungan pesantren. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah pengajian dan potongan videonya kemudian beredar luas di media sosial.
Melalui akun TikTok pribadinya, @siscafarisadhona,
Ning Sisca menyoroti organisasi Yakuza Maneges milik Gus Thuba dalam mengungkap sejumlah kasus praktik asusila di lingkungan pesantren, mulai dari Pekalongan, Ngawi hingga Jember.
Baca juga: Pengasuh Ponpes di Pekalongan Diperiksa Terkait Dugaan Asusila pada 25 SantriwatiDalam pernyataannya, ia juga mengisyaratkan bahwa perhatian terhadap kasus serupa kemungkinan akan mengarah ke wilayah
Malang.
"Gus Thuba (Yakuza) sebentar lagi menunggu kasus-kasus di Malang. Karena di Malang pun sendiri, ada apa banyak?," tanya Ning Sisca pada para jamaah.
Pertanyaan tersebut langsung dijawab serempak oleh para jamaah, "Banyak!" seperti terlihat dalam video yang diunggah di akun @siscafarisadhona, dikutip Selasa (2/6/2026).
Lebih lanjut Ning Sisca memuji langkah Yakuza Maneges yang konsisten memberantas skandal pelecehan seksual di lingkungan pesantren.
"Yakuza Manages ini memberantas orang-orang berperilaku cabul tapi berkedok pesantren," jelas Ning Sisca.
Ia pun mengingatkan para jamaah untuk tidak bersikap permisif terhadap kejahatan seksual berdalih agama dan mendapat berkah. Bahkan, Ning Sisca mengibaratkan dugaan praktik asusila di lingkungan pesantren sebagai "bangkai yang tidak ditutupi".
"Bangkai jangan sampai ditutup-tutupi. Barang kalau jelek, apalagi bertopeng agama, embel-embelnya agama, katanya demi dapat berkah, berkah, berkah tapi kalau kelakuannya tidak benar ya tidak boleh kita bela, sekalipun itu saudara kita," tegas Ning Sisca.
Baca juga: Geger Kasus Asusila di Pekalongan, Kemenag: Padepokan Tak Berizin!Unggahan Ning Sisca ini langsung dibanjiri beragam respons dari netizen. Beberapa mendukung pernyataan Ning Sisca dan meminta untuk terus mengungkap kasus asusila di ponpes. Namun, tidak sedikit juga yang meminta untuk tidak menyamaratakan semua pesantren.
"Benar kita harus berani menyampaikan kebenaran,"
"Jangan membuar fitnah,"
Seperti diketahui, belum lama ini organisasi pimpinan Gus Thuba, Yakuza Maneges, melakukan pengawalan dan membongkar kasus dugaan pelecehan seksual di padepokan Padang Ati, Simbang Kulon, Buaran, Pekalongan, Jawa Tengah.
Polres Pekalongan Kota mengamankan pimpinan padepokan berinisial AKF yang kemudian resmi ditetapkan sebagai tersangka.
(est)