90 Atlet Judo Penyandang Disabilitas akan Berlaga di Peparnas
Muhajirin
Sabtu, 06 November 2021 - 17:19 WIB
Cabang Olahraga Judo di Perpanas (Dok Humas Perpanas)
Cabang olahraga (cabor) Judo akan memulai pertandingan perdana pada Senin (8/11/2021) di GOR Trikora, Universitas Cendarawasih, Kota Jayapura. Sebanyak 90 atlet dari 13 provinsi untuk nomor perseorangan dan 7 provinsi untuk beregu dinyatakan siap berlaga. Demikian hasil dari Technical Meeting atau pertemuan teknis pada cabor Judo dalam ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021 diselenggarakan di Hotel Numbai, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (6/11/2021).
Pada pertemuan teknis saat ini, dilakukan pengundian secara langsung yang disaksikan oleh perwakilan atlet disabilitas dari berbagai kontingen yang hadir di lokasi.
Berdasarkan pantauan infopublik.id, seluruh perwakilan mengikuti undian yang dilakukan dengan menggunakan aplikasi pengundian secara virtual. Melalui teknologi ini yang menentukan setiap laga dalam pertandingan cabor Judo.
Technical Delegate atau Delegasi Teknis Cabor Judo Raden Mas Dimas Aribowo mengatakan, pengundian dalam pada setiap kelas pertandingan, baik beregu maupun perseorangan dilakukan dengan elektronik. Melalui mesin pengundian secara elektronik pengundian dapat lebih adil.
"Kami menggunakan metode pengundian secara elektronik," kata RM Dimas Aribowo kepada Media Center Kominfo Peparnas Papua di Hotel Numbai, Kota Jayapura.
Secara detail, dalam kelas perseorangan, terdapat 13 kontingen yang akan mengikuti cabor ini yakni Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), Jawa Timur (Jatim), DKI Jakarta, Kepulauan Riau (Kepri), Jambi, Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Timur (Katim), Riau, Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), Bali, dan Papua.
Dalam kelas perseorangan yang diikuti oleh sebanyak 13 kontingen dari berbagai provinsi ini, maka akan berlaga sebanyak 40 atlet disabilitas yang akan berlaga.
Pada pertemuan teknis saat ini, dilakukan pengundian secara langsung yang disaksikan oleh perwakilan atlet disabilitas dari berbagai kontingen yang hadir di lokasi.
Berdasarkan pantauan infopublik.id, seluruh perwakilan mengikuti undian yang dilakukan dengan menggunakan aplikasi pengundian secara virtual. Melalui teknologi ini yang menentukan setiap laga dalam pertandingan cabor Judo.
Technical Delegate atau Delegasi Teknis Cabor Judo Raden Mas Dimas Aribowo mengatakan, pengundian dalam pada setiap kelas pertandingan, baik beregu maupun perseorangan dilakukan dengan elektronik. Melalui mesin pengundian secara elektronik pengundian dapat lebih adil.
"Kami menggunakan metode pengundian secara elektronik," kata RM Dimas Aribowo kepada Media Center Kominfo Peparnas Papua di Hotel Numbai, Kota Jayapura.
Secara detail, dalam kelas perseorangan, terdapat 13 kontingen yang akan mengikuti cabor ini yakni Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), Jawa Timur (Jatim), DKI Jakarta, Kepulauan Riau (Kepri), Jambi, Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Timur (Katim), Riau, Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), Bali, dan Papua.
Dalam kelas perseorangan yang diikuti oleh sebanyak 13 kontingen dari berbagai provinsi ini, maka akan berlaga sebanyak 40 atlet disabilitas yang akan berlaga.