Jalan-Jalan ke Kabupaten Ende, Ada Rumah Pengasingan Bung Karno
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 08 November 2021 - 12:00 WIB
Rumah Pengasingan Bung Karno di Jalan Perwira, Kampung Ambugaga, Kelurahan Kota Raja, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende. (Foto: Kemdikbud)
Ende adalah sebuah kabupaten di Pulau Flores, provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Kabupaten Ende memiliki luas 2.067,75 km² dengan populasi sebanyak 270.763 jiwa (2020).
Kabupaten Ende menjadi surga bagi para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Pasalnya, Ende memiliki banyak sekali potensi wisata alam yang luar biasa indah.
Salah satu obyek wisata unggulan di Kabupaten Ende ialah Rumah Pengasingan Bung Karno. Rumah ini adalah salah satu rumah di Kota Ende yang berasal dari masa Kolonial.
Di tempat inilah sang Proklamator Pancasila tinggal bersama salah seorang istrinya bernama Inggit Ganarsih, sekitar tahun 1934-1938. Beberapa peninggalan di rumah pengasingan ini ialah ranjang tidur, setrika, cerek air (ketel), katrol timba, lemari pakaian, dan masih banyak lainnya.
Tak jauh dari Situs Pengasingan, terdapat Taman Renungan Bung Karno. Tempat ini juga menjadi saksi bisu perjuangan Bung Karno.
Baca juga:Mendoan Banyumas dan Sate Kere Solo jadi Warisan Budaya Tak Benda
Awalnya, di taman ini dibangun patung Bung Karno yang sedang berdiri. Namun, patung tersebut diubah menjadi duduk di pinggir kolam dan berada dekat dengan pohon sukun bercabang lima. Dulunya, Bung Karno sering merenung di bawah pohon sukun itu.
Kabupaten Ende menjadi surga bagi para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Pasalnya, Ende memiliki banyak sekali potensi wisata alam yang luar biasa indah.
Salah satu obyek wisata unggulan di Kabupaten Ende ialah Rumah Pengasingan Bung Karno. Rumah ini adalah salah satu rumah di Kota Ende yang berasal dari masa Kolonial.
Di tempat inilah sang Proklamator Pancasila tinggal bersama salah seorang istrinya bernama Inggit Ganarsih, sekitar tahun 1934-1938. Beberapa peninggalan di rumah pengasingan ini ialah ranjang tidur, setrika, cerek air (ketel), katrol timba, lemari pakaian, dan masih banyak lainnya.
Tak jauh dari Situs Pengasingan, terdapat Taman Renungan Bung Karno. Tempat ini juga menjadi saksi bisu perjuangan Bung Karno.
Baca juga:Mendoan Banyumas dan Sate Kere Solo jadi Warisan Budaya Tak Benda
Awalnya, di taman ini dibangun patung Bung Karno yang sedang berdiri. Namun, patung tersebut diubah menjadi duduk di pinggir kolam dan berada dekat dengan pohon sukun bercabang lima. Dulunya, Bung Karno sering merenung di bawah pohon sukun itu.