Tangani Banjir, Pemkot Jakarta Barat Siagakan 12 Mobil Pompa Air
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 08 November 2021 - 15:12 WIB
Kawasan Rawajati, Pancoran Jakarta Selatan, masih direndam banjir setinggi 20-40 cm. Warga di Jalan Bina Warga Rukun Tetangga (RT) 03 RW 07 berupaya mengurai genangan, Senin (8/11/2021). Foto: Antara
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Barat menyiapkan 12 mobil pompa penyedot air guna mengantisipasi banjir pada musim hujan tahun ini. Belasan mobil tersebut disiagakan di setiap pos regu seluruh kecamatan guna menyedot air yang menggenangi permukiman warga.
Kepala Seksi Operasi Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat Sjukri Bahanan mengatakan,pihaknya juga sudah menyiagakan 16 perahu karet yang disediakan di setiap pos sektor hingga posko banjir di tengah permukiman warga.
Baca Juga:Cuaca Tak Menentu, Berikut Tips Berkendara di Tengah Hujan Lebat
"Kita yang ukuran sedang ada delapan dengan kapasitas 1.000 liter sedangkan untuk yang besar ada empat mobil dengan kapasitas 2.000 liter," kata Sjukri Bahanan saat dihubungi, di Jakarta, Senin (8/11/2021).
Dia menambahkan, perahu karet tersebut sengaja diletakkan di tengah-tengah permukiman agar warga bisa langsung memakainya saat banjir datang. Menurutnya, kesiapan ini sudah dilakukan oleh pihaknya jauh sebelum musim hujan akhir tahun datang.
Walau dilengkapi peralatan evakuasi dan personel mumpuni, Sjukri mengaku pihaknya belum melakukan proses evakuasi ketika banjir melanda permukiman warga, Ahad (7/11/2021). Untuk diketahui, beberapa wilayah di Jakarta Barat sempat banjir saat curah hujan meninggi dari siang hingga sore hari.
Baca Juga:Sebagian Wilayah Ogan Komering Ulu Masih Terendam Banjir
Kepala Seksi Operasi Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat Sjukri Bahanan mengatakan,pihaknya juga sudah menyiagakan 16 perahu karet yang disediakan di setiap pos sektor hingga posko banjir di tengah permukiman warga.
Baca Juga:Cuaca Tak Menentu, Berikut Tips Berkendara di Tengah Hujan Lebat
"Kita yang ukuran sedang ada delapan dengan kapasitas 1.000 liter sedangkan untuk yang besar ada empat mobil dengan kapasitas 2.000 liter," kata Sjukri Bahanan saat dihubungi, di Jakarta, Senin (8/11/2021).
Dia menambahkan, perahu karet tersebut sengaja diletakkan di tengah-tengah permukiman agar warga bisa langsung memakainya saat banjir datang. Menurutnya, kesiapan ini sudah dilakukan oleh pihaknya jauh sebelum musim hujan akhir tahun datang.
Walau dilengkapi peralatan evakuasi dan personel mumpuni, Sjukri mengaku pihaknya belum melakukan proses evakuasi ketika banjir melanda permukiman warga, Ahad (7/11/2021). Untuk diketahui, beberapa wilayah di Jakarta Barat sempat banjir saat curah hujan meninggi dari siang hingga sore hari.
Baca Juga:Sebagian Wilayah Ogan Komering Ulu Masih Terendam Banjir