home global news

Di KTT APEC-ABAC, Presiden Jokowi Fokus Pada Pemberdayaan UMKM

Kamis, 11 November 2021 - 23:33 WIB
Presiden Jokowi menyampaikan butir-butir intervensinya dalam KTT APEC-ABAC Dialogue with Economic Leaders, dari Istana Negara, Jakarta, Kamis (11/11). (Foto: BPMI Setpres/Lukas)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut pemerintah saat ini memfokuskan pada peningkatan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mempercepat pemulihan ekonomi inklusif.

Hal tersebut disampaikannya dalam KTT APEC Business Advisory Council (ABAC) Dialogue with Economic Leaders secara virtual dari Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (11/11).

Menurutnya, bergeraknya UMKM tidak hanya menjadi jaring pengaman bagi masyarakat penghasilan rendah, namun juga menyerap tenaga kerja yang sangat besar.

Baca juga:Presiden Jokowi: Posisi Indonesia Semakin Dihormati Negara Lain

"Tahun 2019, UMKM berkontribusi terhadap 52 persen PDB Asia Pasifik dan berhasil menyerap 50 persen tenaga kerja. Di Indonesia, 64 persen pelaku UMKM adalah perempuan. Artinya, memberdayakan UMKM di Indonesia juga memberdayakan perempuan," kata Jokowi.

Jokowi menjelaskan peningkatan inklusi keuangan merupakan prioritas. Di tahun 2021, Indonesia memberikan pinjaman lunak dan bantuan lebih dari USD4 miliar bagi 17,8 juta UMKM dan usaha kecil perorangan yang terdampak pandemi.

Selain itu, Indonesia juga terus bekerja keras mendukung transformasi digital UMKM selama pandemi. Sebanyak 8,4 juta UMKM di Indonesia telah memasuki ekosistem digital, termasuk 54 persen UMKM perempuan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
joko widodo komitmen ktt apec-abac pemberdayaan umkm
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya