Otomotif
Keren! Di Hari Pahlawan Kader NU Beli Lima Pesawat N-219
Fajar adhitya
Jum'at, 12 November 2021 - 12:07 WIB
PKPNU membeli lima pesawat N-219 yang diproduksi PTDI. Foto: Istimewa.
Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU) membeli lima pesawat N-219 yang diproduksi PT Dirgantara Indonesia (Persero) (PTDI) tepat pada Hari Pahlawan 10 November. Pembelian pesawat yang kemudian diberi nama NU-219 ini diharapkan dapat menggairahkan industri pesawat terbang nasional.
Pesawat N-219 Nurtanio merupakan pesawat serbaguna dan penumpang yang dikembangkan PTDI. Spesifikasi dasar mencakup kapasitas 19 penumpang dan dua mesin turboprop produksi Pratt and Whitney PT6A–42, masing-masing bertenaga 850 shp.
Menariknya, salah satu perancang Pesawat N-219 adalah Prof Atik Bintoro yang juga instrukstur PKPNU yang menjadi Ahli peniliti utama di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). Pesawat N-219 merupakan hasil karya anak bangsa yang dipasarkan dalam lingkup nasional dan global dengan harga per unit 6,8 juta dolar AS atau setara Rp80 miliar.
Baca Juga:Detik-detik Pertempuran 10 November di Surabaya, Dari Ultimatum Sekutu Hingga Resolusi Jihad
“Pembelian pesawat N219 akan memperkuat sinergi antarkader NU dan memperluas jejaring NU dalam rangka konsolidasi nasional menuju satu abad Nahdlatul Ulama,” kata Instruktur Nasional PKPNU, KH Adnan Anwar dikutip siaran pers, Jumat (12/11/2021).
Sementara, Kepala Program N-219 Palmana Banandhi menjelaskan, keunggulan pesawat N-219 dapat difungsikan untuk berbai keperluan. Pesawat N-219 dapat mengangkut penumpang sipil, angkutan militer, angkutan barang atau kargo, evakuasi medis, hingga bantuan saat bencana alam.
Baca Juga:Garuda Indonesia Diujung Tanduk, DPR Beri Solusi Alternatif
Pesawat N-219 Nurtanio merupakan pesawat serbaguna dan penumpang yang dikembangkan PTDI. Spesifikasi dasar mencakup kapasitas 19 penumpang dan dua mesin turboprop produksi Pratt and Whitney PT6A–42, masing-masing bertenaga 850 shp.
Menariknya, salah satu perancang Pesawat N-219 adalah Prof Atik Bintoro yang juga instrukstur PKPNU yang menjadi Ahli peniliti utama di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). Pesawat N-219 merupakan hasil karya anak bangsa yang dipasarkan dalam lingkup nasional dan global dengan harga per unit 6,8 juta dolar AS atau setara Rp80 miliar.
Baca Juga:Detik-detik Pertempuran 10 November di Surabaya, Dari Ultimatum Sekutu Hingga Resolusi Jihad
“Pembelian pesawat N219 akan memperkuat sinergi antarkader NU dan memperluas jejaring NU dalam rangka konsolidasi nasional menuju satu abad Nahdlatul Ulama,” kata Instruktur Nasional PKPNU, KH Adnan Anwar dikutip siaran pers, Jumat (12/11/2021).
Sementara, Kepala Program N-219 Palmana Banandhi menjelaskan, keunggulan pesawat N-219 dapat difungsikan untuk berbai keperluan. Pesawat N-219 dapat mengangkut penumpang sipil, angkutan militer, angkutan barang atau kargo, evakuasi medis, hingga bantuan saat bencana alam.
Baca Juga:Garuda Indonesia Diujung Tanduk, DPR Beri Solusi Alternatif