Ciri Fisik Rasulullah SAW, Manusia Paling Tampan di Dunia
Muhajirin
Sabtu, 13 November 2021 - 17:25 WIB
Kaligrafi Nabi Muhammad SAW (foto: langit7.id/istock)
Imam at-Tirmidzi mengutip riwayat yang menggambarkan ciri-ciri fisik Rasulullah SAW. Dari riwayat tersebut, tergambar Rasulullah sebagai manusia pemilik fisik paling sempurna di dunia. Tentu hal itu tak mengherankan, beliau mendapat ragam kelebihan sebagai kekasih Allah Ta’ala.
Sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim disebutkan, perawakan Rasulullah SAW tidak terlalu tinggi, juga tidak terlalu pendek. Kulit beliau tidak terlalu putih, juga tidak kecoklatan. Rambut baginda nabi ikal, tidak terlalu keriting, juga tidak terlalu lurus kaku.
“Allah mengutusnya (sebagai rasul) pada usia empat puluh. Rasulullah tinggal di Mekah selama sepuluh tahun dan di Madinah selama tiga belas tahun. Allah mewafatkannya pada usia enam puluh tahunan. Pada kepala dan jenggotnya tidak terdapat dua puluh helai rambut berwarna putih.” (Muttafaqun ’alaih).
Pada riwayat lain, dari Ibrahim bin Muhammad, dari salah satu putra Ali bin Abi Thalib, menceritakan perihal Ali bin Thalib yang mensifati nabi Muhammad SAW. Ali berkata, perawakan nabi tidak terlalu tinggi, tidak juga terlalu pendek.
Perawakan beliau sedang di antara kaumnya. Rambut beliau tidak keriting bergulung, tidak pula lurus kaku, tetapi ikal bergelombang. Badan beliau tidak gemuk, dagunya tidak lancip, wajahnya juga bulat. Nabi SAW memiliki kulit kemerah-merahan dengan mata hitam pekat dan bulu mata lentik.
Tulang bahu dan pundaknya kokoh. Beliau memiliki bulu-bulu halus yang tumbuh membujur dari dada hingga perut. Telapak tangan dan kakinya tebal. Jika berjalan, berjalan layaknya menapaki jalan menurun. Jika berbalik, seluruh tubuhnya ikut berbalik. Ada khatam (tanda kenabian) di antara kedua bahunya.
“Beliaulah manusia paling murah hati, paling benar tutur katanya, paling lembut perangainya, dan paling mulia pergaulannya. Siapapun yang pernah berkumpul dan mengenalnya, tentu akan hormat dan jatuh cinta kepadanya. Orang yang menceritakan sifatnya dan sosok Nabi SAW pasti akan berujar, ‘aku sama sekali belum pernah melihat orang seperti beliau.” (HR At-Tirmidzi).
Sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim disebutkan, perawakan Rasulullah SAW tidak terlalu tinggi, juga tidak terlalu pendek. Kulit beliau tidak terlalu putih, juga tidak kecoklatan. Rambut baginda nabi ikal, tidak terlalu keriting, juga tidak terlalu lurus kaku.
“Allah mengutusnya (sebagai rasul) pada usia empat puluh. Rasulullah tinggal di Mekah selama sepuluh tahun dan di Madinah selama tiga belas tahun. Allah mewafatkannya pada usia enam puluh tahunan. Pada kepala dan jenggotnya tidak terdapat dua puluh helai rambut berwarna putih.” (Muttafaqun ’alaih).
Pada riwayat lain, dari Ibrahim bin Muhammad, dari salah satu putra Ali bin Abi Thalib, menceritakan perihal Ali bin Thalib yang mensifati nabi Muhammad SAW. Ali berkata, perawakan nabi tidak terlalu tinggi, tidak juga terlalu pendek.
Perawakan beliau sedang di antara kaumnya. Rambut beliau tidak keriting bergulung, tidak pula lurus kaku, tetapi ikal bergelombang. Badan beliau tidak gemuk, dagunya tidak lancip, wajahnya juga bulat. Nabi SAW memiliki kulit kemerah-merahan dengan mata hitam pekat dan bulu mata lentik.
Tulang bahu dan pundaknya kokoh. Beliau memiliki bulu-bulu halus yang tumbuh membujur dari dada hingga perut. Telapak tangan dan kakinya tebal. Jika berjalan, berjalan layaknya menapaki jalan menurun. Jika berbalik, seluruh tubuhnya ikut berbalik. Ada khatam (tanda kenabian) di antara kedua bahunya.
“Beliaulah manusia paling murah hati, paling benar tutur katanya, paling lembut perangainya, dan paling mulia pergaulannya. Siapapun yang pernah berkumpul dan mengenalnya, tentu akan hormat dan jatuh cinta kepadanya. Orang yang menceritakan sifatnya dan sosok Nabi SAW pasti akan berujar, ‘aku sama sekali belum pernah melihat orang seperti beliau.” (HR At-Tirmidzi).
(jqf)