Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 08 Agustus 2026
home lifestyle muslim detail berita

SkeNU Bikin Buku Panduan Salat Anak Skena dengan Pendekatan Visual Kekinian

lusi mahgriefie Sabtu, 08 Agustus 2026 - 11:17 WIB
SkeNU Bikin Buku Panduan Salat Anak Skena dengan Pendekatan Visual Kekinian
Buku panduan salat hasil karya kolektif komunitas SkeNU. Foto: NU Jabar
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Kreativitas tanpa henti demi meningkatkan semangat literasi diwujudkan oleh sejumlah anak muda asal Yogyakarta, yang tergabung dalam komunitas SkeNU. Mereka meluncurkan buku panduan salat yang tidak biasa dalam konteks literasi aternatif.

Jika biasanya buku panduan salat identik dengan buku yang formal, sederhana, dan kerap terasa jauh dari gaya komunikasi anak muda namun kali ini SkeNU hadirkan buku panduan shalat yang berbeda.

Melalui ZINE SKENU Vol. 3: Panduan Salat Anak Skena, pemaparan tentang materi ibadah dikemas dengan pendekatan visual yang lebih segar, dekat dengan kultur zine, dan terasa lebih akrab bagi generasi muda.

Kehadiran buku tersebut awalnya hanya diniatkan sebagai catatan proses kolektif. Namun buku yang diluncurkan dan diperkenalkan bertepatan dengan perhelatan Yogya Art Book 2026 beberapa bulan lalu itu, justru mendapat sambutan hangat.

Buku ini dirilis sekira Maret lalu. Berisi pengalaman spiritual dan hasil pengajian menjadi bacaan reflektif yang dekat dengan kalangan muda.

SkeNU Bikin Buku Panduan Salat Anak Skena dengan Pendekatan Visual Kekinian

Berdasarkan dari apa yang mereka alami dan kemudian dituangkan ke dalam buku, inisiator sekaligus Koordinator SkeNU, Doel Rohman, menjelaskan bahwa buku tersebut bermula dari dokumentasi obrolan santai dan pengalaman mereka saat mendalami ilmu agama di Pondok Pesantren Budaya Kaliopak, di bawah bimbingan Kiai Jadul.

"Naskah awalnya sekadar ingin mendokumentasikan hasil pengajian kami selama belajar di pondok. Kami mendapatkan satu makna tentang kenapa shalat itu penting dan relevan untuk diinternalisasi secara lebih personal, semacam rumusan atau teknologi diri agar kita bisa selaras dengan unsur-unsur alam," ujar Doel melansir laman NU Jabar, Sabtu (8/8/2026).

Baca juga: Cegah Sengketa Muktamar, PBNU Tuntaskan SK PCNU dan PWNU

Keinginan untuk menghadirkan visual serta isi buku lebih menarik dibanding buku dengan tema serupa, SkeNU memilih untuk memaksimalkan potensi sumber daya internal dari anggota komunitas dimana sebagian besar merupakan pekerja kreatif, dalam proses penggarapan buku tersebut.

SkeNU Bikin Buku Panduan Salat Anak Skena dengan Pendekatan Visual Kekinian

Naskah teks yang disusun oleh Doel diselaraskan oleh editor, kemudian diwujudkan ke dalam bentuk visual oleh ilustrator Iqbal Mastermind, serta didesain oleh Nabil sebelum akhirnya masuk proses cetak.

Menariknya, meski ini adalah buku panduan shalat tapi buku ini sengaja tidak melibatkan pihak luar seperti pemuka agama atau ustadz senior. Alasannya? karena kontennya murni menceritakan hasil interpretasi personal dalam memaknai ibadah.

"Isinya enggak kaku seperti buku fikih formal. Kami ingin mengajak diri sendiri dan pembaca untuk memahami lebih dalam apa makna salat dan signifikansinya bagi diri masing-masing," kata Doel.

Mengenai respons publik, ia mengaku terkejut sekaligus bersyukur atas antusiasme publik yang begitu tinggi terhadap karya iseng-iseng berhadiah serius tersebut.

"Pertama tentu terkejut dan tidak menyangka akan sejauh ini. Buku ini tidak ditujukan untuk mengajari orang, melainkan catatan proses kami. Terima kasih atas respon positif teman-teman semua," ungkapnya.

Mengenal SkeNU

SkeNU diambil dari kata skena Nahdlatul Ulama (NU).

Skena sendiri dalam bahasa gaul di Indonesia dianggap sebagai akronim dari Sua (bertemu), Cengkerama (mengobrol), dan Kelana (berkeliling). Secara umum, skena merujuk pada kelompok, komunitas, atau subkultur dengan minat yang sama.

Dan SkeNU merupakan ruang kreatif anak muda yang tumbuh dari tradisi Islam Indonesia. Melalui tulisan, seni, musik, diskusi, dan berbagai bentuk ekspresi kreatif, SkeNU berupaya menghadirkan percakapan yang membumi tanpa kehilangan akar tradisi.

Baca juga: Mantan Menag Serukan Muktamar NU ke-35 Berlangsung Terhormat dan Bebas Intervensi

Dalam situs resminya, Skenu menyebut tradisi bukan sesuatu yang beku, melainkan sumber nilai yang bisa terus dibaca ulang, dirawat, dan dihidupkan dalam konteks zaman.

Pendekatan ini membuat Skenu tidak hanya berbicara soal agama secara formal, tetapi juga menghubungkannya dengan keresahan, gaya hidup, seni, musik, komunitas, dan kehidupan anak muda sehari-hari.

SkeNU meyakini bahwa dakwah bisa hadir melalui banyak media dan cara. hanya ceramah, kajian formal, atau buku tebal, tetapi juga melalui zine, ilustrasi, musik, seni, dan produk kreatif lain yang dekat dengan anak muda.

Pendekatan seperti ini dianggap penting karena generasi muda punya cara sendiri dalam mencari makna, belajar, dan membangun kedekatan dengan nilai spiritual.

Sebab bagi sebagian anak muda, hambatan untuk belajar agama kadang bukan pada materinya, melainkan pada cara penyampaiannya. Ketika bahasa, visual, dan pendekatan terasa lebih akrab, pesan keagamaan bisa lebih mudah diterima tanpa harus kehilangan substansi.

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 08 Agustus 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:23
Maghrib
17:58
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan