Kemenkes: Cakupan Vaksinasi Lengkap di Indonesia Melebihi Target WHO
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 15 November 2021 - 16:30 WIB
Kemenkes menyebut cakupan vaksinasi lengkap di Indonesia melebihi target yang dicanangkan WHO. (Foto: Langit7.id/iStock)
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan cakupan vaksinasi di Indonesia dari 208,2 juta sasaran, sekitar 215,6 juta dosis vaksin telah diberikan kepada sekitar 130,3 juta orang yang menerima vaksin (62,5 persen dari sasaran) dosis pertama.
Lebih dari 84,1 juta di antaranya (40,4 persen) sudah mendapatkan dosis kedua. Untuk vaksinasi ketiga atau booster bagi tenaga kesehatan sudah diberikan sebanyak 1,19 juta (81 persen).
Baca juga:Satgas Covid-19: Vaksinasi di Kepri Tembus 85,15 persen
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmidzi, mengatakan dengan demikian Indonesia telah melampaui target Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni mampu memberikan vaksinasi lengkap setidaknya 40% populasi pada akhir tahun 2021.
"Indonesia berhasil mencapainya lebih cepat dari target WHO tersebut," kata Nadia di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (15/11).
Nadia menjelaskan hingga Ahad (14/11), sebanyak 84,1 juta atau 40,4 persen populasi masyarakat Indonesia telah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis kedua atau lengkap. Pencapaian ini merupakan kerja keras seluruh komponen bangsa sebagai penyelenggara vaksinasi dan juga partisipasi dari seluruh rakyat Indonesia.
Stok vaksin Covid-19 di Indonesia saat ini sebanyak 342,5 juta dosis vaksin dalam bentuk jadi dan bulk. Terakhir, Indonesia menerima 4 juta dosis vaksin Sinovac pada Sabtu (13/11).
Lebih dari 84,1 juta di antaranya (40,4 persen) sudah mendapatkan dosis kedua. Untuk vaksinasi ketiga atau booster bagi tenaga kesehatan sudah diberikan sebanyak 1,19 juta (81 persen).
Baca juga:Satgas Covid-19: Vaksinasi di Kepri Tembus 85,15 persen
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmidzi, mengatakan dengan demikian Indonesia telah melampaui target Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni mampu memberikan vaksinasi lengkap setidaknya 40% populasi pada akhir tahun 2021.
"Indonesia berhasil mencapainya lebih cepat dari target WHO tersebut," kata Nadia di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (15/11).
Nadia menjelaskan hingga Ahad (14/11), sebanyak 84,1 juta atau 40,4 persen populasi masyarakat Indonesia telah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis kedua atau lengkap. Pencapaian ini merupakan kerja keras seluruh komponen bangsa sebagai penyelenggara vaksinasi dan juga partisipasi dari seluruh rakyat Indonesia.
Stok vaksin Covid-19 di Indonesia saat ini sebanyak 342,5 juta dosis vaksin dalam bentuk jadi dan bulk. Terakhir, Indonesia menerima 4 juta dosis vaksin Sinovac pada Sabtu (13/11).