Widodo C Putro Ungkap Rahasia Kandaskan Bhayangkara FC
Arif purniawan
Kamis, 18 November 2021 - 21:02 WIB
Penyerang Persita Ahmad Nur Hardianto melakukan selebrasi usai membobol gawang Bhayangkara FC di babak kedua. (foto: dok persita)
Persita Tangerang mengawali laga perdana di seri ketiga Liga 1 2021 dengan hasil manis, setelah berhasil menundukan pemuncak klasemen sementara Bhayangkara FC dengan skor 2-1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (18/11) sore.
Persita mencetak gol melalui Irsyad Maulana di menit ke-24 dan Ahmad Nur Hardianto, di menit ke-81, setelah melewati dua pemain lawan. Gol hiburan bagi The Guardian julukan Bhayangkara dilesakkan oleh Dendy Sulistiawan, di menit ke-79 melalui skema counter attack.
Di Laga tersebut terjadi hujan kartu. Ezechiel Ndouasell diusir dari lapangan hijau oleh wasit Armyn Dwi Suryathin dari Sumatera Selatan karena menabrak gelandang Persita, Sin Yeng Bae. Sementara, tiga pemain Bhayangkara lainnya juga diganjar kartu kuning, yakni I Putu Gede, M Fatchurrahman dan Sani Rizki Fauzi.
Baca juga:Dimas Drajat Bawa Persikabo Berbagi Angka dengan PSIS Semarang
Pelatih Persita Widodo C Putro mengapresiasi atas kerja keras dari semua elemen mulai dari pemain yang tampil, pemain cadangan, manajemen yang selalu mensupport dan para fans yang mendoakan tim dari rumah. Strategi yang dirancangnya terbukti cukup ampuh dalam duel sengit tersebut.
“Memang pertandingan tadi, kita sudah menginstrusikan kepada pemain, kita harus dari awal pressing mereka. Sehingga di babak pertama, kita sudah bisa mencetak gol. Inilah buah kerja keras dari pemain,” kata Widodo seusai pertandingan.
“Kita menganalisis Bhayangkara. Kedua menganalisis permainan kita. Di sepak bola, di liga kita, semua bisa saling mengalahkan kecuali Persib yang belum terkalahkan,” ujarnya lagi.
Persita mencetak gol melalui Irsyad Maulana di menit ke-24 dan Ahmad Nur Hardianto, di menit ke-81, setelah melewati dua pemain lawan. Gol hiburan bagi The Guardian julukan Bhayangkara dilesakkan oleh Dendy Sulistiawan, di menit ke-79 melalui skema counter attack.
Di Laga tersebut terjadi hujan kartu. Ezechiel Ndouasell diusir dari lapangan hijau oleh wasit Armyn Dwi Suryathin dari Sumatera Selatan karena menabrak gelandang Persita, Sin Yeng Bae. Sementara, tiga pemain Bhayangkara lainnya juga diganjar kartu kuning, yakni I Putu Gede, M Fatchurrahman dan Sani Rizki Fauzi.
Baca juga:Dimas Drajat Bawa Persikabo Berbagi Angka dengan PSIS Semarang
Pelatih Persita Widodo C Putro mengapresiasi atas kerja keras dari semua elemen mulai dari pemain yang tampil, pemain cadangan, manajemen yang selalu mensupport dan para fans yang mendoakan tim dari rumah. Strategi yang dirancangnya terbukti cukup ampuh dalam duel sengit tersebut.
“Memang pertandingan tadi, kita sudah menginstrusikan kepada pemain, kita harus dari awal pressing mereka. Sehingga di babak pertama, kita sudah bisa mencetak gol. Inilah buah kerja keras dari pemain,” kata Widodo seusai pertandingan.
“Kita menganalisis Bhayangkara. Kedua menganalisis permainan kita. Di sepak bola, di liga kita, semua bisa saling mengalahkan kecuali Persib yang belum terkalahkan,” ujarnya lagi.