LANGIT7.ID, Solo - PSIS Semarang gagal mempertahankan kemenangan yang sudah di depan mata, setelah penyerang Persikabo 1973 Dimas Drajat mencetak gol melalui tandukan kepala di menit ke-90+3, di pertandingan pekan ke-12 yang digelar di Stadion Manahan Solo, Kamis (18/11) sore.
Dimas meluapkan kegembiraannya penuh emosi dengan melepas kaus dan justru malah diganjar kartu kuning oleh pengadil lapangan. Gol Dimas Drajat tersebut menjadikan skor menjadi imbang 2-2, sehingga PSIS harus puas berbagi satu angka.
Di pertandingan tersebut, sebenarnya PSIS unggul lebih dulu melalui Bruno Silva pada menit ke-7. Wallace Costa kemudian memperbesar keadaan menjadi 2-0, lewat golnya pada menit ke 24, memanfaatkan tendangan sudut dan bertahan sampai dengan turun minum.
Baca juga:
Malam Ini, PSS Sleman Hadapi PSM Makassar Pada babak kedua, permainan The Army, julukan Persikabo 1973 mulai meningkat. Laskar Mahesa Jenar pun sering mendapatkan tekanan. Hendra Adi Bayauw yang tidak terkawal di sisi kiri pertahanan PSIS, sukses melesakkan tendangan yang tidak bisa diantisipasi oleh Jandia Eka Putra pada menit ke-56.
Imbas dari gol ini permainan PSIS terlihat mulai mengendur. Bruno Silva dkk, acap kali kali mampu memanfaatkan counter attack, karena lebih banyak mendapatkan tekanan dari Manahati Lestusen dkk. Skor tetap bertahan dengan kedudukan 2-2 sampai wasit Fariq Hitaba dari Yogyakarta meniup peluit panjang.
Pelatih Persikabo Ihar Kryushenko mengakui timnya di babak pertama tampil kurang bagus. Para pemain kerap melakukan kesalahan sendiri yang bisa dimanfaatkan oleh lawan dengan mencetak gol. Akan tetapi di babak kedua anak asuhnya bisa mengembangkan permainan.
“Saya sampaikan, ayo gaes masih ada sisa waktu 45 menit. Main yang kalem, jangan terburu-buru kita harus kerja keras lagi. Puji Tuhan kita bisa menyamakan kedudukan,” kata Ihar.
Sementara itu, Pelatih PSIS Imran Nahumarury mengaku sangat menyayangkan timnya kebobolan di menit akhir. Tapi inilah sepak bola apapun bisa terjadi. Dengan hasil yang kurang memuaskan ini pihaknya akan segera melakukan evaluasi.
“Akan kita perbaiki. Masih ada pertandingan yang tidak kalah beratnya melawan PSM Makassar dan Bhayangkara FC. Saya memberi apresiasi kepada semua pemain yang tampil luar biasa pada malam ini,” kata Imran.
Baca juga:
PSIS Semarang Menanti Sentuhan Magis Imran NahumaruryBek PSIS Wallace Costa juga angkat bicara terkait dengan hasil imbang tersebut. Menurut dia, pada babak pertama timnya bermain sangat bagus sehingga bisa mencetal dua gol. Tapi di babak kedua, pemain mulai kehilangan konsentrasi dan fokus.
“Inilah sepak bola, kehilangan fokus sedikit bisa kemasukan gol,” ujar pemain berpaspor Brasil ini.
(sof)