Pembangunan Akses Tol Pelabuhan Patimban Ditargetkan Selesai 2023
Jaja Suhana
Jum'at, 19 November 2021 - 09:43 WIB
Persimpangan jalan raya dan Kereta Metro di Dubai, UEA. Foto: iStock.
Jalan tol akses menuju Pelabuhan Patimban akan segera dibangun. Jalan tol sepanjang 37 kilometer ini direncanakan akan mulai dibangun tahun depan dan beroperasi pada tahun 2023.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) mengatakan, jalan akses ini nantinya akan tersambung dengan Tol Cipali (Cikopo-Palimanan). Dengan dibangunnya jalan tol ini, diharapkan bisa memperlancar pengiriman barang via Pelabuhan Patimban.
"Akan dilakukan percepatan pembangunan jalan tol dari km 89 sampai pelabuhan sehingga nantinya jalan masuk ke Patimban akan lewat jalan tol dan juga dilalui jalur kereta," kata Emil dalam keterangan yang diterima, Jumat (19/11/2021).
Baca Juga:Gubernur Aceh Bertemu Dubes Palestina, Hal Ini Jadi Pembahasan
Selain jalan tol akses pelabuhan nantinya juga akan dibangun jalur kereta menuju Patimban. Jalur kereta ini akan dibangun di samping jalan tol akses Pelabuhan Patimban. Hal ini dilakukan sebagai langkah efisiensi waktu dan biaya dari sisi pembebasan lahan.
"Dan tadi diputuskan jalur keretanya satu garis dengan jalan tol jadi pembebasannya satu kali untuk dua fungsi satu jalan tol mobil, dua jalan kereta," kata dia.
Baca Juga:Presiden Jokowi: Banjir Sintang Karena Rusaknya Daerah Tangkapan Hujan
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) mengatakan, jalan akses ini nantinya akan tersambung dengan Tol Cipali (Cikopo-Palimanan). Dengan dibangunnya jalan tol ini, diharapkan bisa memperlancar pengiriman barang via Pelabuhan Patimban.
"Akan dilakukan percepatan pembangunan jalan tol dari km 89 sampai pelabuhan sehingga nantinya jalan masuk ke Patimban akan lewat jalan tol dan juga dilalui jalur kereta," kata Emil dalam keterangan yang diterima, Jumat (19/11/2021).
Baca Juga:Gubernur Aceh Bertemu Dubes Palestina, Hal Ini Jadi Pembahasan
Selain jalan tol akses pelabuhan nantinya juga akan dibangun jalur kereta menuju Patimban. Jalur kereta ini akan dibangun di samping jalan tol akses Pelabuhan Patimban. Hal ini dilakukan sebagai langkah efisiensi waktu dan biaya dari sisi pembebasan lahan.
"Dan tadi diputuskan jalur keretanya satu garis dengan jalan tol jadi pembebasannya satu kali untuk dua fungsi satu jalan tol mobil, dua jalan kereta," kata dia.
Baca Juga:Presiden Jokowi: Banjir Sintang Karena Rusaknya Daerah Tangkapan Hujan