LANGIT7.ID, Jakarta - Gubernur Aceh, Nova Iriansyah MT melakukan pertemuan dengan Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia, Zuhair al-Shun. Dalam pertemuan itu, Gubernur Aceh dengan Dubes sepakat untuk melakukan beberapa hal terkait hubungan antara Palestina dan Aceh.
Kedua belah pihak sedang berupaya mewujudkan rencana, antara lain pemberian nama jalan di Aceh dengan nama Yesser Arafat, Al Quds atau sejenisnya yang mencerminkan kehadiran Negara Palestina di Aceh, pemberian beasiswa kepada pelajar Palestina, dan masalah donasi yang tidak tersalurkan ke kedutaan.
"Yang paling penting adalah masalah donasi yang tidak tersalurkan ke kedutaan Palestina di Jakarta. Karena selama ini seperti yang kita ketahui, banyak lembaga donasi di Aceh yang menarik dana dari masyarakat tapi tidak disalurkan ke kedutaan. Ini akan kita tindaklanjuti," ujar Gubernur Nova dalam keterangan persnya, Rabu (17/11/2021).
Baca Juga: Optimalisasi Penghimpunan Dana RSIH Palestina, MUI Maksimalkan KepanitiaanGubernur Aceh baru mengetahui masalah donasi tak tersalurkan dari obralan dengan Dubes. Namun, Nova berjanji akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait.
"Saya sangat berterima kasih atas informasinya disampaikan pak Dubes tersebut. Ke depan akan kita lakukan koordinasi jika ada donasi yang dikumpulkan untuk rakyat Palestina dan akan disalurkan melalui kedutaan Palestina di Jakarta, untuk disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan di Palestina," sebut Nova.
Baca Juga: BAZNAS dan Lazismu Luncurkan Beasiswa untuk Pelajar PalestinaNova melanjutkan, terkait dengan beasiswa dan juga pemberian nama jalan, Gubernur juga akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan berbagai pihak.
Sementara itu Duta Besar Palestina di Indonesia, Zuhair Al-Shun, menyampaikan terima kasih atas pertemuan itu. Selanjutnya dalam waktu dekat ia akan berkunjung ke
Tanah Rencong.
Baca Juga: Keluarga Palestina Kembalikan Uang Prajurit Kesultanan Utsmani"Mudah-mudahan dalam waktu dekat saya dapat bertemu dengan Gubernur lagi di Aceh serta pejabat-pejabat terkait di Aceh maupun rektor dari universitas-universitas, serta rakyat Aceh," katanya.
Zuhair juga berkenan diundang ke Aceh untuk mengisi seminar kepada pelajar maupun pemuka-pemuka agama di Aceh, dan akan menyampaikan informasi terkait Palestina.
Baca Juga: MUI Akan Bangun Rumah Sakit Indonesia di Palestina, Butuh Dana Rp 87 Miliar(zhd)