home masjid

Nasaruddin Umar: Konsep Masjid Ramah Lingkungan Ada di Al Isra Ayat 1

Ahad, 21 November 2021 - 17:11 WIB
Masjid Saung yang digunakan sementara untuk menampung jamaah Mushalla An Nur. Foto: Istimewa.
Masjid mengemban peran besar dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Masjid yang memiliki consent terhadap hubungan timbal balik antar makhluk hidup dan lingkungannya disebut Masjid Eco, Masjid Ramah Lingkungan, atau Masjid Hijau.

Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar menyatakan penting bagi umat Islam untuk mewujudkan masjid ramah lingkungan. Masjid yang bersahabat dengan lingkungahn hidup akan meningkatkan kualitas ibadah.

“Masjid itu yang paling penting perannya bukan membangun masjid itu sendiri tetapi membangun sajid,” katanya dalam Webinar MLH PP Muhammadiyah bertajuk Masjid Ramah Lingkungan (Eco-Mosque, Green Mosque, dan Smart-Mosque), dilihat Ahad (21/11/2021).

Baca Juga:Menag Yaqut Temui Menteri Urusan Islam Saudi, Ini Hasilnya

Kiai Nasaruddin mengatakan, sajid adalah orang yang tunduk, pasrah, dan patuh secara total kepada Allah. Sajid disimbolkan dengan aktivitas sujud dalam shalat. Pada saat yang sama, sujud yang berkualitas dapat dimulai dengan membangun sarana sujud (masjid) yang berkualitas pula.

“Masjid itu kan dalam rangka membangun sajid, orang yang sujud. Tidak semua orang menundukkan kepala di lantai itu sujud. Sajada artinya menundukkan kepala ke lantai, sujud ialah orang yang menyerahkan dirinya secara total kepada Allah,” kata Kiai Nasaruddin.

Baca Juga:5 Masjid dengan Pemandangan Alam Terbuka, Nomor 1 Ada di Puncak
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
masjid istiqlal nasaruddin umar masjid ramah lingkungan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya