Resmikan Rusunawa di Ponpes IMMIM Maros, Menteri PUPR Harap Bisa Dukung Cetak Santri Unggul
Muhajirin
Selasa, 23 November 2021 - 21:26 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meresmikan gedung Rusunawa Ponpes IMMIM Maros (foto: pupr.go.id)
Fasilitas menjadi pendukung penting di sebuah pesantren. Fasilitas yang nyaman dan bersih bisa mempengaruhi semangat para santri untuk belajar, sehingga tercipta SDM unggul dan berakhlak mulia.
Hal itu sejalan dengan program pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang membangun rusunawa di lingkungan pesantren. Pembangunan sarana dan prasarana pendidikan berupa rusun bagian dari komitmen Kementerian PUPR dalam mendukung peningkatan SDM.
Pembangunan rusun di lingkungan pesantren terus dilakukan. Pada Senin (22/11/2021), Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, meresmikan Rusunawa Pondok Pesantren (Ponpes) Modern IMMIM di Kabupaten Maros, Sulawesi-Selatan. Rusunawa itu dibangin dengan anggaran Rp6,16 miliar.
Rusunawa Modern IMMIM terdiri dari satu tower setinggi dua lantai dengan luas bangunan 1.128 meter persegi berdiri di atas lahan 2.135 meter persegi yang dapat menampung 136 orang. Bangunan rusun juga dilengkapi dengan air bersih, instalasi listrik, tempat tidur sebanyak 68 unik, lemari pakaian sebanyak 68 unit, toilet, kamar mandi, tempat cuci, area wudhu, dan PSU.
“Asrama ini harus kita jaga sama-sama dan kita serahkan kepada Yayasan untuk dapat dimanfaatkan dan dikelola dengan baik,” kata Basuki dalam siaran pers, Selasa (23/11/2021).
Rusun ini dikerjakan ini dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Adhi Prima Mandiri Persada dengan anggara APBN TA 2019. Inovasi pembangunan hunian vertikal di Kabupaten Maros ini menjadi solusi bagi pondok pesantren yang membutuhkan.
Setelah peresemian, Basuki meninjau kondisi bangunan dan kelengkapan fasilitas rusun untuk memastikan sarana dan prasarana dapat dimanfaatkan dnegan baik, sekaligus dalam rangka pemantauan pelaksanaan kebijakan OPOR (Operasi Pemeliharaan Optimalisasi dan Rehabilitasi) infrastruktur PUPR.
Hal itu sejalan dengan program pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang membangun rusunawa di lingkungan pesantren. Pembangunan sarana dan prasarana pendidikan berupa rusun bagian dari komitmen Kementerian PUPR dalam mendukung peningkatan SDM.
Pembangunan rusun di lingkungan pesantren terus dilakukan. Pada Senin (22/11/2021), Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, meresmikan Rusunawa Pondok Pesantren (Ponpes) Modern IMMIM di Kabupaten Maros, Sulawesi-Selatan. Rusunawa itu dibangin dengan anggaran Rp6,16 miliar.
Rusunawa Modern IMMIM terdiri dari satu tower setinggi dua lantai dengan luas bangunan 1.128 meter persegi berdiri di atas lahan 2.135 meter persegi yang dapat menampung 136 orang. Bangunan rusun juga dilengkapi dengan air bersih, instalasi listrik, tempat tidur sebanyak 68 unik, lemari pakaian sebanyak 68 unit, toilet, kamar mandi, tempat cuci, area wudhu, dan PSU.
“Asrama ini harus kita jaga sama-sama dan kita serahkan kepada Yayasan untuk dapat dimanfaatkan dan dikelola dengan baik,” kata Basuki dalam siaran pers, Selasa (23/11/2021).
Rusun ini dikerjakan ini dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Adhi Prima Mandiri Persada dengan anggara APBN TA 2019. Inovasi pembangunan hunian vertikal di Kabupaten Maros ini menjadi solusi bagi pondok pesantren yang membutuhkan.
Setelah peresemian, Basuki meninjau kondisi bangunan dan kelengkapan fasilitas rusun untuk memastikan sarana dan prasarana dapat dimanfaatkan dnegan baik, sekaligus dalam rangka pemantauan pelaksanaan kebijakan OPOR (Operasi Pemeliharaan Optimalisasi dan Rehabilitasi) infrastruktur PUPR.